SHARE

METROPOLITAN.ID | JAKARTA – Kementerian Perhubungan memberikan subsidi angkutan perintis kereta api di enam lintas pelayanan kereta api tahun 2016 dengan total subsidi sebesar ± Rp 80 miliar.

Penandatanganan pemberian kontrak subsidi angkutan kereta api perintis ini dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rutin Balai Teknis Perkeretaapian Sumatera Bagian Selatan, PPK Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Bagian Barat, PPK Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Bagian Tengah, dan PPK Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Bagian Timur dengan Direktur Keuangan PT. KAI (Persero) serta disaksikan oleh Direktur Jenderal Perkeretaapian Hermanto Dwiatmoko di Jakarta, Selasa (12/1).

Dari 6 (enam) lintasan pelayanan tersebut, baru empat lintasan yang sudah dilakukan penandatanganan yaitu KA Keperintisan pada lintas pelayanan Mojokerto – Tarik – Tulangan – Sidoarjo, KA Keperintisan pada lintas pelayanan Purwosari – Sukoharjo – Wonogiri, KA Keperintisan pada lintas pelayanan Kertapati – Indralaya, KA Keperintisan pada lintas pelayanan Padalarang – Cianjur – Sukabumi; Sedangkan 2 lintasan lainnya yaitu Krueng Mane – Bungkah – Krueng Geukeuh dan lintas Padang – Lubukalung – Kayutaman – Padangpanjang – Solok akan dilaksanakan kemudian.

Menurut Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Kementerian Perhubungan J A Barata, dalam siaran pers di Jakarta, Selasa(22/1) mengatakan, bahwa penyelenggaraan angkutan kereta api perintis ini merupakan fokus kerja Kementerian Perhubungan untuk terus meningkatkan pelayanan angkutan kereta api kepada masyarakat, sehingga diharapkan dapat menjamin keberlangsungan pelayanan angkutan kereta api dan menjadi moda transportasi alternatif yang tepat bagi masyarakat.

Penyelenggaraan angkutan perintis kereta api tahun 2016 oleh PT. KAI ini tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 9 Tahun 2016 tentang Penugasan kepada PT.KAI (Persero) untuk menyelenggarakan Angkutan Perintis Kereta Api.(SM)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY