SHARE

METROPOLITAN.ID | BOGOR – Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah Dasar (MKKSD) Kecamatan Bogor Timur Dede Ilyas mengajak guru yang diberi tugas tambahan sebagai kepala SDN di wilayah Bogor Timur agar selalu bekerja sama dengan para guru, orang tua murid serta masyarakat setempat. Sebab, meningkatnya kualitas akademik di sekolah tak lain adanya peran guru dan masyarakat (orang tua murid).
”Kita selaku tenaga pendidik harus mampu menciptakan suasana belajar yang tenang, nyaman dan disenangi peserta didik,” imbuhnya pada acara lepas sambut kepala sekolah se-Kecamatan Bogor Timur di SDN Pajajaran, kemarin.
Selain itu, ia juga mengajak para kepsek yang baru di wilayah ini untuk dapat mendinamiskan sekolah-sekolah yang ada di sekitarnya, terutama dalam meningkatkan mutu dan kualitas akademik dan non-akademik sekolahnya. ”Mari kita bina kekompakan dan kebersamaan yang lebih baik lagi antarsesama kepsek. Sebab, kita tak luput dari kekurangan dan kekhilafan,” katanya.
Pada kesempatan itu, seorang pengawas, Husen, mengaku merasa berat melepas para kepsek. Tapi karena tugas maka harus diterima. ”Alhamdulillah, kami bisa bekerja sama de­ngan kepsek, tetapi pe­kerjaan kami ada yang belum terwujud. Mudah-mudahan kami dapat bekerja sama de­ngan  baik bersama kep­sek yang baru,” imbuhnya.
Begitu juga dengan pengakuan mantan Kepala SDN Pajajaran yang sekarang menjadi Kepala SDN Bangka Hj Suyarsih bahwa berpisah dengan para guru dan komite SDN Pajajaran, rasanya berat.
”Saya salut dengan kekompakan para guru dan dukungan orang tua murid yang cukup bagus. Saya berterima kasih juga kepada para guru, orang tua murid dan pengurus komite,” bebernya.
Sementara itu, Kepala SDN Pajajaran yang baru Hj Sri Sunarti, mengajak para guru, orang tua murid maupun pengurus komite agar dapat menciptakan suasana belajar di sekolah ini dengan lebih kondusif lagi. ”Mari kita ciptakan kekompakan dalam menjalankan tugas dan kinerja sekolah dengan program kepsek lama. Mari kita bangun juga kebersamaan di SDN Pajajaran,” pungkasnya. (do/tur/ar/ram/run/wan)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY