SHARE

METROPOLITAN.ID | Anjloknya kereta pengangkut batu koral di Desa Sirnamurti, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, membuat perjalanan kereta dari Bogor menuju Sukabumi terganggu hingga membuat penumpang terlantar. Kepala Stasiun Besar Bogor, Darmin mengatakan, imbas dari kereta barang yang mengalami anjlok di KM 2+600 tersebut perjalanan kereta dari Bogor menuju Sukabumi terpaksa ditunda. “Kereta keberangkatan Bogor-Sukabumi pukul 18.30 WIB tidak bisa diberangkatkan atau tertunda berhubung ada anjloknya kereta barang,” katanya, Jumat (8/1/2016). Darmin menambahkan, calon penumpang yang hendak melakukan perjalanan dengan kereta tersebut dipersilakan memilih moda transportasi lain. “Kita tidak bisa menjanjikan waktu, kalau ada yang mau pakai transportasi lain, silakan tukar tiket. Nanti diganti 100 persen uang tiket,” tambahnya. Sementara itu, Kurniasih, salah satu calon penumpang kereta di Stasiun Paledang mengatakan, dirinya terpaksa menukar tiket yang telah dibelinya karena tidak ada kepastian sampai kapan penundaan keberangkatan kereta. “Ya mau gimana lagi soalnya belum tahu jam berapa berangkatnya. Takutnya kemalaman, jadi naik mobil saja barengan sama penumpang yang lain,” tuturnya. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari PT KAI terkait anjloknya kembali barang di jalur Bogor-Sukabumi. Petugas dari PT KAI masih berusaha mengevakuasi rangkaian gerbong yang mengalami anjlok dengan peralatan seadanya.(okz)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY