SHARE

METROPOLITAN.ID | Jakarta –  Aksi pengggerebekan sarang narkoba di Jalan Slamet Riyadi 4, Kebon Manggis, Matraman, Jakarta Timur, berbuntut tewasnya anggota kepolisian yang disinyalir karena dikeroyok warga setempat. DPRD DKI mengecam keras aksi tersebut.

“Saya mengecam setiap bentuk tindak kekerasan yang dilakukan para bandar narkoba terhadap pihak kepolisian. Bahkan, hingga menyebabkan korban dari kepolisian. Saya juga mengimbau warga untuk memfasilitasi polisi dalam mengamankan wilayahnya dari narkoba,” kata Prasetyo saat berbincang dengan detikcom, Jumat (22/1/2016).  Prasetyo menegaskan, bandar narkoba merusak lini kehidupan bermasyarakat. Untuk itu para bandar narkoba harus dihukum tegas.

“Tindak tegas para bandar narkoba dan eksekusi mati untuk bandar narkoba harus dijalankan. Karena mereka itu adalah musuh bangsa dan perusak generasi,” kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua Gerakan Anti Madat (Geram) ini.

Prasetyo juga menyatakan mendukung rencana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang akan memecat para Ketua RW ataupun RT bila wilayahnya menjadi sarang peredaran narkoba.

“Bagaimanapun juga, itu adalah salah satu cara dalam mengatasi persoalan yang dilakukan oleh Pemprov DKI. Saya mengapresiasi dan mendukung rencana itu, karena aparat wilayah dalam hal ini RT dan RW harus tegas dan ketat mengawasi wilayahnya, terutama berkaitan dengan narkoba,” katanya.

Prasetyo menilai, peredaran narkoba kian hari kian menggila. Untuk itu segala lini harus bersatu dalam melawan masalah peredaran dan penggunaan narkoba ini.

“Para penegak hukum tak boleh kalah dengan para bandar dan pengedar narkoba itu. Kalau perlu, masyarakat dirangkul, karena yang paling tahu tentang suatu wilayah itu adalah warganya” kata Prasetyo.(detik.com)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY