News, Sport and Lifestyle

Kinerja Buruk, Walikota bakal Copot Kepala Dishub

METROPOLITAN.ID | BOGOR – Dari ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang bakal dimutasi, rotasi dan promosi, ada satu posisi yang menjadi sorotan Walikota Bogor Bima Arya. Dia adalah posisi Achsin Prasetyo sebagai kepala Dinas Perhubungan (Dishub) atau yang sekarang dikenal Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ).
Sebab, menurut Bima dari hasil evaluasi yang dilakukannya, banyak program prioritas yang tidak berjalan karena buruknya komunikasi antara pimpinan dan bawahannya. Sehingga hal tersebut berdampak kepada kinerja para PNS. “Yang sudah dipastikan di DLLAJ. Karena kinerjanya kurang maksimal untuk tahun ini tidak sesuai harapan,” paparnya.
Bima juga mengatakan, banyak PNS di Kota Bogor, terlebih di Dishub yang tidak mempunyai semangat kerja tinggi. Bima pun berjanji akan mengevaluasi secara keseluruhan. Sebab, kendala yang ada di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) atau di suatu dinas, salah satunya adalah tidak ada kekompakan antara kepala dinas (kadis) dengan bawahannya. “Begitupun sebaliknya, ada bawahannya yang kompak namun kadisnya yang tidak mempunyai semangat,” terang Bima.
Suami dari Yane Ardian ini mengaku sedang merumuskan komposisi para pegawai Pemkot Bogor lainnya yang akan dimutasikan. Sebab, dalam mutasi sedikitnya ada seratus PNS yang dimutasi, rotasi dan promosi. “Yang sudah pasti saja lurah 20 orang, belum kasi, kabid atau beberapa staf,” ujar Bima.
Mengenai isu pergantian Sekretaris Daerah (Sekda), Bima menerangkan belum ada rencana hingga ke arah sana. Namun, evaluasi dilakukan secara menyeluruh kepada pimpinan SKPD. “Sekda kemungkinan akan dijabat Pak Ade sampai dua periode,” katanya sambil tertawa. Sementara itu pengamat Hukum dan Pemerintahan Sugeng Teguh Santoso menjelaskan, seharusnya walikota dapat mengevaluasi kinerja para PNS-nya sejak dulu. Hal itu lantaran Kota Bogor akan menjadi lebih baik ketika para PNS-nya bekerja dengan benar. “Jika PNS-nya bekerja, maka pelayanan kepada masyarakat pun bagus. Sehingga kepuasan masyarakat kepada pemkot baik,” kata dia.
Terkait rencana mutasi beberapa pejabat, Sugeng berharap Pemkot Bogor dapat melibatkan publik untuk menilai siapa yang pantas untuk menempati salah satu jabatan. “Jika hal tersebut dilakukan, maka publik pun seperti dilibatkan untuk mengatur Kota Bogor ini,” jelasnya. (mam/b/ram/wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *