News, Sport and Lifestyle

Korban Kapal Tenggelam di Sungai Batanghari Ditemukan Meninggal

METROPOLITAN.ID | Jambi – Tiga orang korban kapal penarik tongkang (tug boat) yang tenggelam di Sungai Batanghari, Talangduku, Kecamatan Tamanraja, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi ditemukan dalam kondisi meninggal. Jenazah ketiga korban, Lewi Mawaskoro (21), Hadi Sucipto (36) dan Wanda Sahri (30) ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.Direktur Polisi Perairan (Polair) Polda Jambi, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Yulius Bambang Karyanto melalui Kepala Satuan Patroli Direktorat Polair Polda Jambi, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Romi Agus Riansyah kepada wartawan di Jambi, Rabu (6/1) menjelaskan, korban pertama yang ditemukan, yakni Lewi Mawaskoro. Kemudian disusul penemuan korban kedua, Hadi Sucipto (36) dan korban ketiga, Wanda Sahri (30).“Jenazah ketiga korban pertama kali ditemukan warga sekitar mengapung di pinggir Sungai Batanghari sekitar 100 meter dari lokasi kejadian. Korban pertama, Lewi ditemukan Rabu (6/1) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB, Hadi ditemukan pukul 05.30 WIB dan Wanda ditemukan pukul 06.00 WIB,” tutur Yulius.Dijelaskan, jenazah ketiga korban sudah diserahkan kepada keluarga, Rabu hari ini, setelah dilakukan otopsi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi. Jenazah korban Lewi dan Hadi dimakamkan di Kota Jambi. Sedangkan Jenazah korban Wanda dibawa pihakkeluarga untuk dimakamkan di kampong halamannya, Palembang, Sumatera Selatan.Seperti diberitakan sebelumnya, tiga orang karyawan perusahaan galangan kapal PT Kurnia Tunggal Nugraha (KTN), Lewi, Hadi dan Wanda hilang terseret arus Sungai Batanghari ketika tug boat (TB) Kurnia Tunggal yang mereka tumpangi bersama 20 orang karyawan lainnya terbalik dan tenggealm di Sungai Batanghari, Desa Talang Duku, Kecamatan Taman Rajo, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi, Senin (4/1) pagi.Tim penyelamat (Search and Rescue/SAR) dari Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Satuan Polisi Air (Satpolair) Polda Jambi tidak berhasil menemukan ketiga korban setelah melakukan pencarian hingga Selasa (5/1) malam.Sementara itu menurut Romi Agus Riansyah, pihaknya sudah menahan dan memeriksa nakhoda kapal Kurnia Tunggal, Al dan beberapa orang petugas pelabuhan Talang Duku, Muarojambi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kapal dalam kondisi baik atau tidak bocor ketika beroperasi.Namun kapal diduga mengangkut penumpang terlalu banyak. Akibatnya kapal tidak mampu melawan derasnya arus Sungai Batanghari dan terbalik setelah menabrak tiang dermaga.“Kemudian hasil pemeriksaan juga menemukan indikasi tidak adanya izin operasi kapal tug boat yang tenggelam tersebut. Namun kapal tersebut tetap dio perasikan pihak perusahaan. Kapal yang dibuat sendiri oleh PT KNT tersebut baru beroperasi empat bulan,”katanya.(BS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *