SHARE

METROPOLITAN.ID | TANGSEL – Kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan, adik kandung mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah terus diusut. Sejumlah saksi dihadirkan di antaranya Kepala Dinas Tata Kota, Bangunan dan Pemukiman Kota Tangerang Selatan Dendi Priandana dan Presiden Direktur (Presdir) Bumi serpong Damai (BSD) Muktar Widjaja, kemarin.
Pelaksana harian Kepala Bagian Pembe­ritaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha mengatakan, keduanya diperiksa sebagai saksi atas kasus yang melilit Wawan. “Dipe­riksa sebagai saksi untuk tersangka TCW (Tubagus Chaeri Wardhana),” ujar Priharsa.
Selain itu, penyidik juga akan memanggil lima orang lainnya yakni Magda Ali Hasan, Ricky Hasan, Devi Hasan Agah Mochamad Noor dan Dadang Supena sebagai saksi dalam kasus yang sama. Agah dan Dadang, keduanya adalah karyawan swasta. Namun, Priharsa belum mengetahui secara pasti materi pemeriksaan terhadap para saksi tersebut. Kuat dugaan, para saksi diperiksa lantaran mengetahui, melihat atau mendengar kasus yang sedang disangkakan terhadap Atut.
Seperti diketahui, terkait tindak pidana korupsi pengadaan sarana alat kesehatan Pemprov Banten tahun anggaran 2011-2013, KPK telah menetapkan dua tersangka, Ratu Atut Chosiyah dan adiknya, Tubagus Chaery Wardana alias Wawan. Keduanya disangkakan Pasal 2 Ayat 1 dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, juncto Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP. (ok/feb/wan)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY