News, Sport and Lifestyle

KPU Nepal Belajar Pemilu ke Kota Bogor

METROPOLITAN.ID | BOGOR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nepal melakukan lawatan ke KPU Kota Bogor, kemarin. Pada kesempatan itu, tiga perwakilan dari KPU Nepal yakni Ketua Devisi Hukum dan staf KPU Daerah Nepal yang didampingi KPU RI. Kunjungan ini bertujuan untuk mengetahui proses pemilihan umu­m yang ada di Indonesia, terutama di Kota Bogor.
Ketua Divisi Hukum KPU Nepal Mani Ram Ojha mengatakan, kunjungan KPU Nepal ke Kota Bogor ini untuk belajar tentang prosedur KPU secara federal. Karena negara Nepal sudah berganti sistem pemerintah dari Monarki Konstitusional menjadi Republik Federal. Sehingga Nepal memerlukan informasi terkait bagaimana cara melaksanakan pemilihan. “Indonesia kan sudah banyak melakukan beragam pemilu, kami ingin belajar banyak dengan berkunjung ke KPU Kota Bogor,” ujar Mani Ram Ojha.
Mani Ram Ojha mengatakan, setidaknya Nepal harus melaksanakan enam sampai tujuh pemilu sehingga perlu peraturan baru dan berbeda. Menurut dia, sejauh ini tak terlalu jauh perbedaannya. Hanya saja di Nepal dari 275 anggota parlemen, 30 persennya harus diisi wanita. Ia juga berkesempatan mencoba secara langsung sistem E-Voting yang memang baru ada di KPU Kota Bogor. “Akan banyak yang bisa diterapkan dari sistem KPU Kota Bogor di negara Nepal,” papar Mani Ram Ojha.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Bogor Undang Suryatna mengatakan, kunjungan KPU Nepal ke KPU Kota Bogor menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kota Bogor. Karena bisa saling berbagi pengalaman tentang pemilihan. “Kunjungan dari KPU luar negeri bukan hal baru bagi KPU Kota Bogor. Sebelumnya juga di 2015 sudah banyak kunjungan, salah satunya dari Korea Selatan,” pungkas Undang. (fla/b/ram/wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *