SHARE

METROPOLITAN.ID | TEGAL – Penerjunan lebih dari 350 aparat gabungan Polri dan TNI di sejumlah ruas jalan rawan kecelakaan dan lokasi rawan kriminalitas, ditambah intensitas patroli keamanan, mampu menurunkan angka kriminalitas dan kecelakaan lalu-lintas (Lakalantas), di Kota Tegal.Kapolres Tegal Kota AKBP Firman Darmansyah mengatakan, penerjunan aparat gabungan itu, dilakukan selama Operasi Lilin Candi 2015-2016, yang berlangsung selama 10 hari. Terhitung mulai Kamis (24/12) hingga Sabtu (2/1).”Atas dukungan berbagai pihak, seperti TNI, Saka Bhayangkara, Senkom, Dinkes, Dishub Kominfo, Satpol PP maupun Linmas dan masyarakat luas, angka kriminalitas selama 10 hari operasi ini, turun 75 persen. Demikian juga Lakalantas tercatat turun hingga 30 persen, dibanding pelaksanaan tahun sebelumnya,” papar Kapolres Tegal Kota, didampingi Waka Polres Kompol Robert Sihombing dan Kabag Ops Kompol Muslich.Dia mengungkapkan, lakalantas terjadi tujuh kejadian, dengan korban luka ringan sembilan orang, dan kerugian material Rp 3.400.000. Tahun 2014 ada 10 kejadian, dengan 16 Korban luka ringan dan kerugian material mencapai Rp 3.900.000.Untuk pelanggaran lalu-lintas, kata dia, tahun ini turun 85,9 persen. Dengan perbandingan tahun 2014 terjadi 1.430 penindakan dengan tilang dan 360 teguran. Sedangkan tahun 2015, penindakan dengan Tilang hanya sebanyak 202 pelanggar, dan 190 tindakan teguran. Dengan demikian turun 47,2 persen.Kemudian untuk jumlah tidak pidana atau kriminalitas, yang mengalami penurunan hingga 75 persen, perinciannya untuk tahun 2014 terjadi sebanyak  11 kejadian, selesai lima kasus (45,5 persen).(SM)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY