SHARE

METROPOLITAN.ID | BOGOR – Satu lagi taman yang dibuat Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Taman itu adalah Taman Corat-coret yang diresmikan kemarin. Taman yang dibangun dengan dana Rp440 juta ini dapat menampung karya anak muda yang mempunyai hobi membuat graffiti (gambar atau tulisan). Sehingga karya graffiti dan aksi vandalisme yang sering ditemukan di sepanjang jalan dapat dibedakan.
Untuk tahap awal, Pemkot Bogor akan membina para komunitas graffiti se-Kota Bogor. Saat ini sudah terdaftar enam komunitas graffiti yang melakukan aksi corat-coret di taman itu. Sehingga diharapkan ke depannya akan bertambah lagi komunitas yang mendaftarkan diri di Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Bogor.
Walikota Bogor Bima Arya mengatakan, tujuan dibangunnya Taman Corat-coret ini untuk mengekspresikan perasaan lewat gambar. Sementara untuk Taman Ekspresi peruntukannya lebib luas, sehingga bisa untuk puisi, orasi dan kesenian. “Ini khusus untuk graffiti dalam rangka mengurangi vandalisme. Jika masih ada yang corat-coreat itu tindak kriminal,” ujar Bima kepada Metropolitan.
Taman ini, kata Bima, juga bisa digunakan untuk mengkritisi Pemkot Bogor dengan tulisan-tulisan atau gambar. Sehingga pihaknya pun akan sering memantau tersebut untuk menerima kritikan melalui tulisan. “Sementara ada sanksi bila masih di fasilitas umum ada corat-corat dan kita pun akan menindak tegas pelaku,” terangnya.
Taman yang berada di Jalan Pandu Raya ini mempunyai 31 dinding untuk nantinya dapat digambari. Luas taman tersebut sekitar 430 meter persegi yang sebelumnya tanah tersebut milik Perumnas yang kini dihibahkan kepada Pemkot Bogor. “Jika diakomodir seperti ini semoga aksi vandalisme yang selama ini cukup mengganggu pemandangan di Kota Bogor dapat berkurang,” paparnya.
Sementara itu, Kepala DKP Kota Bogor Irwan Riyanto mengatakan, Taman Corat-coret fungsinya untuk mengapresiasi komunitas graffiti tidak lagi melakukan coretan di luar atau tempat umum. Taman ini dikelola langsung oleh mereka. Kalau sudah penuh mereka sendiri yang akan memutihkan. “Sudah terdaftar enam komunitas Sekota Bogor. Komunitasnya yaitu Mata Kiri, Taboo, Derau, RCS, Coffer Star dan Skatching Sunda, nanti akan nambah serta bergabung sendiri,” katanya.
Irwan menyebutkan, nantinya akan ada tambahan taman di sekitar Taman Corat-coret. “Nanti ada untuk komunitas lain, jadi program sejuta taman terus digarap kami. Setiap tahunnya nambah taman di wilayah Kota Bogor,” tandasnya. (mam/b/ram/wan)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY