SHARE

METROPOLITAN.ID – Pasca liburan Natal dan tahun baru, ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Bogor banyak yang tidak masuk kerja. Padahal, para PNS tersebut sudah menjalani liburan panjang atau piknik hampir satu minggu. Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat mengatakan, dirinya melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan bahwa setiap PNS yang ada di Kota Bogor masuk kerja dan dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat sebagaimana mestinya. “Saya hanya ingin memastikan saja para PNS masuk kerja. Karena mereka sudah melakukan liburan panjang,” ujar Ade saat sidak PNS di lantai dua Sekretariat Daerah Kota Bogor kepada Metropolitan, kemarin.
Dalam sidak kali ini, Ade mengaku kecewa terhadap para PNS di lingkungan Pemkot Bogor karena diketahui banyak yang bolos dan terlambat di hari pertama masuk kerja 2016. Termasuk di antaranya mereka yang sudah berpangat kepala seksi dan kepala bagian. “Nanti akan dilakukan teguran lisan dan tulisan terhadap PNS yang membolos,” terangnya.
Sidak yang dilakukan Sekda ini di antaranya beberapa kantor yang ada di lingkungan Pemkot Bogor, Sekretariat Dewan dan beberapa SKPD lainnya. Setidaknya ada lima persen atau sekitar 455 PNS dari 9.105 PNS yang tidak masuk kerja hari ini (kemarin, red). “Saya akan memberi sanksi kepada PNS yang terbukti melanggar. Mulai sank­si ringan, sedang dan berat. Bah­kan pemotongan tunjangan,” paparnya.
Ade Sarip pun sudah menyiasati setiap PNS yang ikut apel perdana bersama walikota langsung mengisi absensi. Dari hasil absen tersebut pun banyak PNS yang tidak masuk serta banyak PNS yang tertahan di gerbang Balaikota karena kesiangan.
Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Kota Bogor Dwi Roman Pujo mengakui, dari hasil absensi yang ada di setiap SKPD memang banyak PNS yang tidak masuk kerja. Menurut dia, para PNS yang tidak masuk kerja dengan berbagai alasan. “PNS yang tidak masuk bukan karena bolos semua. Ada yang menghabiskan cutinya, ada yang sakit dan ada yang izin,” katanya.
Pujo juga menambahkan, para PNS yang diketahui bolos akan dikenakan sanksi berupa teguran secara administrasi. “Yang kita pasti berikan sanksi kepada PNS yang tidak masuk, terlebih tidak masuk tanpa ada keterangan,” tandasnya. (mam/b/ram/wan)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY