SHARE

METROPOLITAN.ID | TANGSEL—Setelah menerima surat rekomendasi dari Panwaslu Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangsel akan segera memanggil pasangan calon incumbent, Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie untuk melakukan klarifikasi tentang dugaan pelanggaran tidak melaporkan Laporan Pemasukan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) saat kampanye terbuka pada akhir November lalu.
“Kita sudah menerima surat rekomendasi dari Panwaslu perihal dugaan pelanggaran incumbent. Namun, hingga kini KPU belum mengagendakan pemanggilan kepada Airin-Ben, tetapi kemungkinan pekan ini setelah Selasa ini kita akan agendakan pemanggilan,” kata komisioner KPU, Badrussalam kepada wartawan, kemarin.
Badrus mengatakan, pihaknya juga hanya akan memanggil tim pemenangan Airin-Ben untuk memberikan klarifikasi tersebut. Hal yang diklarifikasi, sambung Badrusalam, berdasarkan rekomendasi Panwaslu Kota Tangsel ada dua hal, yakni soal tidak adanya laporan keuangan soal dana kampanye pada 29 November lalu yang diramaikan pelawak Nardji dan band Radja dan adanya satu donatur yang memberikan sumbangan dana kampanye perorangan melebihi batas.
“Dalam surat rekomendasi Panwaslu Kota Tangsel, tercatat ada donatur perorangan bernama Listia Widuri yang di dalam rekening koran tim pemenangan Airin-Benyamin memberikan sumbangan sebanyak Rp100 juta dan Rp150 juta. Listia Widuri juga disebut tidak menyertai form penyumbang sesuai yang diamanatkan di PKPU No 8 Tahun 2015. Ini yang akan kami klarifikasi,” ujarnya. (ded/sal/wan)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY