SHARE

METROPOLITAN.ID | Jakarta – Seorang pemuda yang mengaku sebagai wartawan atas nama Hisbul Ridho (27), mengamuk saat dihentikan anggota polisi karena diduga melanggar rambu larangan belok, di Perlintasan Kereta Api depan Polsubsektor Palmerah, Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat.Tak hanya marah-marah, warga Perumahan Taman Raya Rajeg, Mekarsari, Rajeg, Tangerang, itu juga memukul dan menendang anggota yang menghentikannya.Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Mohammad Iqbal mengatakan, peristiwa penganiayaan dan perbuatan melawan petugas itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB.”Korban atas nama Sulikan (37), anggota Patwal Ditlantas Polda Metro Jaya. Sementara, pelaku bernama Hisbul Ridho,” kata Iqbal, Selasa (5/1).Dikatakan Iqbal, kronologi kejadian bermula ketika korban sedang bertugas melakukan pengaturan lalu lintas di perlintasan KA depan Polsubsektor Palmerah Tanah Abang.Lalu, datang pelaku yang mengendarai sepeda motor B 3570 NVJ dan melanggar rambu dilarang belok. Sejurus kemudian, korban melakukan peneguran, “Saudara tidak melihat rambu dilarang belok?”Iqbal menyampaikan, teguran dari anggota berbalas makian kata-kata kotor dari pelaku. Lalu, pelaku menepikan sepeda motornya dan langsung memukul kepala serta menendang kaki korban.”Akibatnya, korban mengalami sakit di rahang kiri tidak bisa mengunyah, gigi bengkak, tangan kanan bengkak, dan tulang kering kaki kanan lecet. Pelaku sempat mengaku sebagai wartawan,” katanya.Iqbal menuturkan, pelaku kemudian diamankan sejumlah saksi diantaranya Tisna anggota Ditlantas Polda Metro Jaya, Ahmad Husni pegawai KAI dan Mohammad Ilham pegawai KAI. Selanjutnya, pelaku dibawa ke Polsek Metro Tanah Abang guna penyidikan lebih lanjut.”Anggota sudah memeriksa saksi-saksi dan membuat visum terhadap korban. Barang bukti yang diamankan sepeda motor pelaku dan satu kartu pers,” tandasnya.(BERSAT)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY