SHARE

METROPOLITAN.ID | Solo – Ibarat kata pepatah, dimana ada kesempatan disitu ada kejahatan. Itulah yang terjadi pada tersangka pencurian sepeda motor (curanmor) Anggy Rivasta alias Marneng (26) warga Kelurahan Keprabon, Kecamatan Banjarsari. Dirinya nekat mencuri sebuah kendaraan jenis Honda Vario saat terparkir di pinggir jalan.“Awalnya tidak ingin mencuri, tapi lantaran ada motor yang tidak dikunci stang maka saya ingin memiliki,” kata tersangka, saat rilis kasus di Mapolsek Laweyan, Solo, Rabu (13/1).Informasi yang dihimpun, pada Senin (4/1) lalu pelaku berjalan di kawasan Kampung Kalitan, Laweyan sekitar pukul 16.00 sore. Waktu itu, pelaku melihat sebuah sepeda motor AD 6322 RY terparkir di pinggir jalan tanpa dikunci stang. Lalu, timbul niatan pelaku untuk memiliki motor tersebut.Lantaran kawasan itu sedang sepi, pelaku diam-diam mendekat. Setelah merasa aman, pelaku beraksi dengan menggunakan kunci palsu. Namun sial, upaya yang dilakukan gagal. Tak ingin kehilangan incarannya, pelaku berupaya untuk menuntun motor warna putih tersebut menjauh. Naas, baru beberapa meter pemilik kendaraan tahu dan meneriaki maling. Beruntung pelaku tidak dimassa dan diamankan untuk diserahkan kepihak berwajib.“Tak ada niatan mencuri, saya lakukan secara spontan,” ujarnya.Kapolsek Laweyan, Kompol Agung Nugroho menghimbau kepada masyarakat supaya lebih waspada dalam memarkir kendaraannya. Pasalnya, pelaku pencurian kerapkali memanfaatkan kelemahan pemilik kendaraan untuk melakukan aksinya.“Kepada siapa saja, harap lebih berhati-hati supaya tidak menjadi korban pencurian,” kata Kapolsek.Atas perbuatannya tersebut, tersangka dijerat dengan Pasal 363 tentang Pencurian dengan ancaman hukumas maksimal 7 tahun penjaraKapolsek Laweyan, Kompol Agung Nugroho (kanan) sedang menginterogasi pelaku curanmor(KRM)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY