SHARE

METROPOLITAN.ID | BOGOR – Pemecatan seorang pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan oleh direksi menjadi sorotan. Sebab, dugaan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tersebut karena alasan yang tak terlalu berat, yakni gara-gara membiarkan wartawan masuk untuk izin konfirmasi. Hal ini terbukti dengan keluarnya surat Pemutusan Hubungan Kerja terhadap Ferry Fahrizal Sudarno nomor 800/343-PDAM, yang isinya sebagai berikut:
Sehubungan dengan kesalahan yang menyebabkan pelanggaran yang telah Saudara lakukan, sesuai dengan perjanjian kerja waktu tertentu nomor 800/PWKT.14/PDAM/2015 Pasal 4 tentang Ketentuan PKWT huruf B (terlampir) bahwa Saudara tidak disiplin dan bertanggung jawab atas tugas yang diberikan. Berdasarkan hak tersebut di atas maka dengan ini PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor melakukan pemberian sanksi berupa pemutusan hubungan kerja.
Ketika dikonfirmasi terkait hal di atas, Direktur Umum PDAM Ade Syaban Maulana mengatakan belum mengetahui hal tersebut dan harus mengeceknya terlebih dahulu ke bagian SDM. “Yang saya dengar hanya karyawan kontrak, bukan pegawai tetap,” singkatnya. Sementara saat dihubungi melalui telepon selulernya, Sekretaris PDAM Hendra Setiawan dan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) dan Sosial PDAM Nerry Agustina sedang tidak aktif. (fla/b/ram)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY