SHARE

METROPOLITAN.ID | Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengungkapkan kembali karakter Gus Dur yang menurutnya patut diteladani. Gus Dur kata dia selalu memahami bahwa kekuasaan memiliki batas tertentu.”Politisi pasti berusaha meraih kekuasaan dan mempertahankannya, itu sudah pasti. Tapi, Gus Dur secara zuhud tidak membabi buta,” kata Mahfud Md di acara peringatan enam tahun wafatnya Gus Dur yang digelar di MMD Insititute, Matraman, Jakarta Pusat, Senin Malam, 11 Januari 2016.Dalam acara tersebut hadir sejumlah tokoh antara lain Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli, Yenni Wahid, Politikus Partai Golkar Akbar Tandjung dan Sahabat Gus Dur dari Rois Syuriyah PBNU, Masdar Farid Mas’udi.Mahfud mengatakan presiden Indonesia ke-4 itu juga selalu melihat politik dalam rangka ibadah.”Pertama, Gus Dur itu antikekerasan. Kedua, ia tidak menggunakan uang sebagai alat politiknya,” tambahnya.Gus Dur kata dia tidak pernah haus kekuasaan. Tokoh Nadhlatul Ulama itu memilih agar situasi politik tidak kacau sehingga rela mundur dari jabatannya sebagai presiden.”Ia naik dan turun secara terhormat,” kata Mahfud(VV)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY