News, Sport and Lifestyle

Makassar Siaga I Antisipasi Ancaman Teror Bom

METROPOLITAN.ID | Makassar-Menyusul teror bom yang terjadi di sejumlah titik di Jakarta Pusat, Pemerintah Kota Makassar langsung berkoordinasi dengan pihak aparat pengamanan TNI dan Polri untuk mengantisipasi ancaman teror.”Saya kira dengan adanya kejadian itu kami langsung berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk meningkatkan pengamanan di sejumlah lokasi strategis termasuk melibatkan Camat dan Lurah serta tokoh masyarakat mengantisipasi adanya teror,” ujar Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto kepada Antara di Balai Kota Makassar, Kamis.Ia menghimbau agar seluruh masyarakat bila melihat adanya kecurigaan dan keanehan segera melaporkan hal itu ke pihak yang berwajib untuk dilakukan langkah antisipatif sebagai langkah taktis dalam bentuk pencegahan guna meredam teror yang terjadi beberapa hari terakhir di Kota Makassar.”Semua aparat pemerintah disiagakan 24 jam pasca kejadian di Jakarta jangan sampai beribas di Makasar. Selain itu daerah keramaian seperti mal dan lainnya juga telah dikordinasikan pengamanan di tingkatkan,” ujar Danny Pomanto kepada wartawan.Kendati ledakan bom yang terjadi di beberapa titik di Jakarta Pusat, namun pihaknya tidak ingin kecolongan di Kota Makassar mengingat beberapa hari terakhir ancaman bom seperti geranat jenis nenas di temukan di Pasar Sawah dan rekayasa laporan penemuan mortir di sekitar Rumah Jabatan Gubernur Sulsel.”Saya menghimbau masyrakat bila menemukan adanya kecurigaan hal yang terindikasi teror segera dilaoporkan, tentu yang melaporkan harus punya identitas saat melapor. Kelurahan dan kecamatan juga harus mendata orang asing atau imigran baik yang mempunyai identitas maupun tidak punya identitas sebagai langkah serius,” tegasnya.Sebelumnya, sejumlah saksi menyatakan mendengar sekitar enam kali ledakan antara lain di Pos Polisi Sarinah, dan dua ledakan di antaranya di parkiran Starbuck di Gedung Sarinah sementara ini diketahui tiga orang diduga meninggal dunia di lokasi ledakan di Pos Polisi Sarinah, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada pukul 10.40 WIB Kamis, dalam ledakan yang diduga bom bunuh diri.Berdasarkan informasi awal dari pihak intelejen para pelaku berjumlah enam orang menggunakan ransel saat ingin masuk ke mal Sarinah jalan HM Tamrin Jakarta Pusat, kemudian dicurigai petugas kemanan, kemudian di bawa ke pos polisi setempat persis di perempatan jalan tersebut. Saat itu tiga pelaku langsung meledakkan diri sementara tiga lainnya melarikan diri.Sempat terjadi baku tembak antara polisi dan para pelaku tiga orang itu, namun satu orang dari tiganya meledakkan diri disekitar daerah jalan Tamrin. Hingga berita ini diturunkan pihak kepolisian masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara dan menginvetaris kerusakan dan korban jiwa. Lokasi ledakan masih disterilkan petugas sehingga membuat arus lalulintas di jalan tersebut tergangu.(BS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *