SHARE

METROPOLITAN.ID | KEMANG – Kendati Indonesia dinyatakan bebas Polio pada 2008 silam, nyatanya penyakit yang gemar menyerang balita mulai dari 0 – 5 tahun itu ditemukan di Sukabumi.
Untuk mencegah merambahnya Polio ke Kabupaten Bogor, UPT Kesehatan Kemang akan menggelar Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio. “Untuk mencegah balita terkena Polio, kami akan mengadakan PIN Polio pada Maret 2016 mendatang, dengan sasaran balita usia 0 sampai 5 tahun,” tutur Kepala UPT Kecamatan Kemang, Dr Nina Martini.
Menurut Nina, dalam penyelenggaraan PIN Polio nanti, UPT Kesehatan Kemang akan tidak menggunakan vaksian Polio biasa. “Di pekan imunisasi nanti, rencananya kami akan mengganti vaksin Polio yang lama menjadi vaksin Polio yang baru. Jika dulu vaksin Polio berasal dari TOPV (Three-Valent Oral Polio), sekarang menjadi BOPV (Be-Valent Oral Polio),” jelasnya.
Ia mengungkapkan, perbedaan vaksin TOPV dengan BOPV yakni vaksin Three-Valent Oral Polio mengandung virus Polio yang aktif, sedangkan vaksin pada jenis Be-Valent Oral Polio mengandung virus Polio yang tidak aktif. “Di negara yang sudah maju, vaksin virus Polio ini sudah diganti menjadi suntikan. Sedangkan di Indonesia sendiri vaksin untuk virus Polio masih dalam bentuk tetes,” tutupnya. (pb/yok/wan)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY