News, Sport and Lifestyle

Menyibak Khasiat Pijatan Mak Erot dan ‘Kebugaran’ Pria

METROPOLITAN.ID | Di sebuah koran harian Ibu kota terdapat iklan, yang bunyinya “Pengobatan alat vital Mak Erot asli dari Cisolok Sukabumi oleh cucu Mak Erot H. Syaepuloh”. Meski di iklan terpampang foto Mak Erot dan penjelasan tentang pengobatannya, tetap saja penasaran, apalagi Mak Erot telah meninggal dunia beberapa tahun yang lalu. Di sebuah rumah kontrakan, di kawasan Jakarta Pusat, tepatnya di Jalan Jaksa, di situlah klinik pengobatan Mak Erot. Seorang penerima tamu yang kebagian mendaftar dan mendata pasien. “Silahkan, bapak punya keluhan apa?” tanyanya. Diperoleh penjelasan, untuk keinginan tambah besar, panjang, dan keras, biaya pengobatannya Rp1 juta. Kurang lebih tiga puluh menit duduk di ruang tamu, sembari menunggu pasien lain yang sedang diobati. Dua orang berusia 40 tahunan tampak keluar dari sebuah kamar. Rupanya di situlah ruang terapinya, lalu dipersilahkan memasuki ruangan tersebut. Di dalam ada pria yang dijumpai. Namun, berpakaian lebih rapi dan lengkap, mulai dari sarung, kemeja putih panjang, peci di kepala dan serban yang diilit di lehernya. Ia memperkenalkan diri sebagai H. Syaepuloh, cucu Mak Erot. Setelah mengucap salam dan dipersilahkan duduk, ia melakukan proses terapi. Pria berpakaian layaknya ustaz itum lalu melakukan pemijatan ringan di sekitar paha, lalu mengoleskan sebuah cairan (minyak oles) ke bagian intim, di bagian atas, bawah, samping kiri dan samping kanan, masing-masing 3 (tiga) kali. Sembari mempersilahkan duduk kembali, ia menjelaskan, minyak oles itu merupakan piranti pokok untuk memperbesar alat vital. Karena itu, pasien diharuskan membelinya. Kemasannya sudah jadi dalam bentuk botol kecil. Ukuran dan harganya pun bervariasi. “Kalau ingin manjur, yang Rp500 ribu,” katanya. Selanjutnya ke ruangan lain. Di situ sudah menunggu seorang pria. “Silahkan duduk pak. Baca Basmallah dan dua kalimat Syahadat, lalu silahkan makan dan minuman ramuan ini sampai habis,” ucap dia. Ramuan itu berupa ketan lemang yang dibungkus oleh bambu berbentuk menyerupai alat kelamin pria, dan beberapa biji terong bulat. Sedang minumannya berupa air yang yang agaknya sudah dicampur dengan akar dan tumbuhan, sehingga rasanya lumayan pahit.Usai menjalani proses terapi, pria itu memberikan satu botol ramuan untuk dikonsumsi di rumah, dan menjelaskan aturan minumnya. “Kalau bapak menjalankan syariatnya dengan benar, dan tidak melanggar pantangan, Insya Allah dalam satu minggu akan bertambah besar dan panjang,” kata dia.(viva)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *