News, Sport and Lifestyle

Meski Tahu Aktivitas Narkoba di Berlan, Warga Pilih Diam

METROPOLITAN.ID | Jakarta – Warga RT 12 RW 04 yang tinggal di kawasan Berlan, Jalan Slamet Riyadi IV, Kebon Manggis, Matraman, Jakarta Timur, mengaku tak berani melawan bandar narkoba yang menjadi tetangga mereka.Salah satu warga, Herman, mengatakan, warga selama ini memilih diam meski mengetahui kegiatan Y yang tinggal di rumah petak yang digerebek polisi pada Senin lalu. “Kita sih sudah tahu ada kegiatan itu (jual beli narkoba), tapi kita mau lawan, mereka malah lebih galak. Hansip saja pernah disamperin pakai parang karena menegur mereka,” ujar Herman, Rabu (20/1).Bahkan, lanjutnya, mobil anggota dulu pernah dirusak ketika akan melakukan penggerebekan di salah satu rumah warga. Pada saat kejadian pengeroyokan itu pun, Herman mengaku mengetahuinya. Namun ia memilih bersembunyi di dalam rumah karena khawatir menjadi korban pengeroyokan.Rumah Y sendiri, baru ditempati sejak sebulan terakhir. Sebelumnya, menurut Herman, Y tinggal di kawasan Berlan. “Warga juga tidak banyak yang kenal Y karena tertutup,” tuturnya. Ia melanjutkan, selama ini banyak pemakai narkoba yang mengunjungi rumah Y. Herman menduga mereka adalah konsumen Y yang sengaja membeli barang haram tersebut.Tiap hari pasti ada yang datang, masih muda-muda, penampilannya rapi dari kalangan kelas atas gitu. Paling cuma lima menit di rumah itu terus pergi,” urainya.Sementara itu hingga saat ini rumah Y yang menjadi lokasi pengeroyokan masih diberi garis batas polisi. Rumah petak itu berada di gang sempit yang dindingnya saling berhimpitan persis di bantaran Kali Ciliwung. Bripka Taufik Hidayat dan seorang informan, Japri, disebut terpaksa menceburkan diri ke sungai karena terdesak warga yang melakukan pengeroyokan.(beritasatu.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *