News, Sport and Lifestyle

Minimarket Menjamur, Pedagang Kecil Tergusur

METROPOLITAN.ID | LEUWISADENG – Tidak pernah mempedulikan peraturan dan nasib masyarakat, pengusaha waralaba terus membangun minimarket hingga pelosok desa. Seperti yang terjadi di Desa Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, minimarket Alfamart tumbuh subur.
Pemilik warung klontong, Andi, mengatakan, dengan adanya Alfamart tentu mengurangi pembeli yang akan berbelanja di warung klontong. “Keberadaan Alfamart di desa ini, membuat kami penjual warung klontong merugi. Soalnya konsumen banyak yang memilih belanja di minimarket,” keluhnya kepada Metropolitan, kemarin.
Sebelum ada Alfamart, warung milik Andi itu laris manis. Ia pun bisa meraup keuntungan sekitar Rp100 hingga Rp200.000 per hari. “Tapi sekarang boro-boro. Walau ada yang belanja, itu pun ngutang. Lama-lama kita bisa gulung tikar kalau minimarket itu masuk kampung,” kesalnya.
Sementara pemilik kios kecil, Rini, mengimbau pemerintah jangan cepat mengeluarkan izin Alfamart maupun pasar modern lainnya. Sebab, akan merugikan usaha masyarakat sekitar. “Kita minta pemerintah mempedulikan nasib masyarakat kecil seperti saya,” pungkasnya. (ads/b/yok/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *