SHARE

METROPOLITAN.ID | RIYADH – Salah seorang pengacara pembela Hak Asasi Manusia (HAM) ternama Arab Saudi, Samar Badawi, ditahan setelah meminta suaminya dibebaskan di akun Twitter-nya. Saudari blogger Raif Badawi itu dipenjara setelah menjalani pemeriksaan selama empat jam.Istri Raif Badawi, Ensaf Haidar, mengonfirmasi bahwa iparnya itu dipindahkan ke penjara Dharhan di mana Raif juga turut menjalani hukuman penjara. Menurut Amnesti Internasional dan Yayasan Raif Badawi, Samar ditahan karena mengampanyekan pembebasan mantan suaminya Waleed Abu al Khair di media sosial Twitter. Tidak hanya itu, Samar juga mengunggah foto al Khair selama berada di penjara.Abu al Khair berprofesi sama dengan istrinya sebagai pengacara pembela HAM. Pria 36 tahun itu dihukum penjara 15 tahun karena membela Raif Badawi. Raif Badawi sendiri dihukum cambuk 1.000 kali dan penjara 10 tahun pada 2014 karena dituduh menghina Islam serta mengkritik rezim Arab Saudi. Pria yang sudah ditahan sejak 2012 itu baru menjalani hukuman cambuk 50 kali dari 1.000 yang wajib dijalaninya.Seperti dilaporkan The Guardian, Rabu (13/1/2016), Amnesti Internasional dalam pernyataannya menyebut penahanan Samar sebagai bukti terbaru dari penghinaan Arab Saudi terhadap HAM. Organisasi non-pemerintah yang berbasis di Inggris itu juga menuding Riyadh ingin menekan segala bentuk perbedaan pendapat termasuk yang disampaikan secara damai.(OKZ)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY