SHARE

METROPOLITAN.ID | RANCABUNGUR – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) tingkat desa di wilayah Kecamatan Rancabungur tentang program kerja dan pembangunan infrastruktur desa tahun 2017 sudah dibahas. Dalam pembahasan di Aula Kecamatan Rancabungur, dihadiri para kepala desa (kades) dan jajarannya ser­ta seluruh unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika).
Hal tersebut guna membahas program kerja dan pem­bangunan infrastruktur di wilayah desa masing-masing. Kepala Desa Bantarsari Lukmanul Hakim mengatakan, pemerintah desanya akan memanfaatkan bantuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) I dan II dengan sebaik-baiknya demi kesejahteraan masyarakat.
“Desa ini sudah ada sejak 35 tahun silam dan harus berkembang melalui program pemerintah pusat dan daerah,” kata Lukmanul kepada Metropolitan, kemarin.
Ia menjelaskan, wilayahnya dikenal dengan hasil alam dari pertanian yang berlimpah dan akan dimaksimalkan dalam sektor pertanian.
“Desa Bantarsari bisa menjadi percontohan desa lain di Kabupaten Bogor terkait pertanian,” ujarnya.
Ia mencontohkan pemerintahnya dalam mempergunakan bantuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat sebesar Rp100 juta untuk membangun balai desa.
Hal senada dikatakan Kepala Desa Pasirgaok Sarifudin. Menurutnya, bantuan tersebut harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mensejahterakan rakyat. “Semoga program ini bisa berjalan dengan baik dan tanpa kendala dalam merumuskan pembangunan di daerah,” singkatnya. (yos/yok/run)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY