SHARE

METROPOLITAN.IDKetua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane memberi apresiasi terhadap mutasi besar-besaran yang dilakukan Polri bertepatan dengan berakhirnya tahun 2015. Tercatat, ada 282 perwira yang dimutasi dan tujuh di antaranya Kapolda dan tujuh Wakapolda.“Mutasi ini merupakan perubahan besar di tubuh Polri, selain karena ada yang pensiun juga merupakan penataan komposisi personel baru untuk menyongsong Tahun Baru 2016,” ujar Neta melalui keterangannya yang diterima .Ia mengungkapkan, penataan komposisi ini penting, sebab ada beberapa pejabat yang baru menjabat, kemudian diberi posisi baru lagi, dan banyak yang mendapat promosi alias naik pangkat.“Dengan adanya komposisi baru ini diharapkan Polri akan lebih cepat lagi melakukan perubahan dan revolusi mental,” ungkapnya.Ia berharap ke depan Polri dapat lebih serius lagi dalam melakukan pemberantasan narkoba dan mengungkap kasus-kasus korupsi.“Mutasi kali ini diharapkan mampu merealisasikan agar Polri makin bekerja cepat dan agresif. Namun kami juga berharap mutasi di polri juga harus memperhatikan banyaknya pati polri yang sudah bertahun-tahun tapi tidak dimutasi. Hal ini penting untuk keseimbangan,” tambahnya.Selain itu, IPW berharap para pimpinan baru di jajaran polri ini bisa mendorong percepatan perubahan sikap, perilaku dan kinerja kepolisian yang menjadi tanggung jawabnya.Seperti diketahui, sesuai dengan telegram rahasia (TR) Kapolri Nomor ST/2719/XII/2015 tertanggal 31 Desember 2015, Kapolda yang diganti adalah Kapolda Kepulauan Riau, Jambi, Lampung, Sumatera Barat, Maluku, NTT dan Sumatera Selatan.Sedangkan Wakapolda yang dimutasi adalah Sumateran Utara, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kepulauan Riau, Banten, dan Kalimantan Selatan.(kriminalitas)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY