SHARE

METROPOLITAN.ID –  Rafael Nadal diklaim sudah menempa diri dengan amat oke sehingga kembali bisa bermain agresif di Australia Terbuka mendatang. Pada 2015, pertandingan tersebut  berjalan tidak menyenangkan untuk Nadal. Serangkaian cedera dan gangguan kesehatan yang sudah membuntuti sejak 2014, membuatnya kesulitan menemukan performa terbaik.
Dalam ukuran petenis pada umumnya di 2015, sebenarnya terbilang oke untuk Nadal dengan tiga titel ATP World Tour dan catatan tanding 61-20. Namun, hal itu tidak cukup bagus bagi Nadal. Tahun lalu Nadal tak kuasa merebut satu pun titel grand slam dengan capaian terbaik perempatfinal, padahal petenis Spanyol itu sebelumnya rutin menggondol setidaknya satu gelar grand slam sejak 2005.
Menyongsong musim 2016, petenis 29 tahun pengoleksi 14 gelar grand slam itu sudah ditempa tim pelatihnya yang dipimpin sang paman, Toni Nadal dan pelatih kedua Francis Roig dengan hasil positif. ”Pramusim sudah berjalan amat baik. Kami sudah mengintensifkan latihan, baik dalam durasi setiap sesi dan juga ritmenya. Seperti halnya di akhir musim lalu, keadaan berjalan amat baik bahkan level Rafael lebih baik dari saat yang sama pada tahun lalu. Ia merasa oke, secara fisik turut membantu,” kata Toni.
”Sebelum ini kami harus berhati-hati dengan menu latihan karena ada sejumlah masalah. Namun, belakangan ini kami bisa melakukan sesi latihan dengan intensitas setinggi apa pun. Menurut saya, kami juga sudah berhasil membuatnya kembali agresif dan itulah yang ia butuhkan agar bisa main dengan baik,” bebernya. Nadal pernah satu kali menjuarai Australia Terbuka, yakni pada 2009 lalu. Setelah itu, capaian terbaiknya adalah menembus final 2012 dan 2014. (de/suf/run)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY