SHARE

METROPOLITAN.ID | GUNUNGPUTRI – Sebuah truk kontainer angkutan Kopaba bernomor polisi B 9653 BE yang dikemudikan Rian (22), warga Kampung Cikopo Maya, Desa Rancamulya, Kecamatan Jasinga, nyaris terbalik di Jalan Raya Kranggan, depan pintu keluar Tol Kranggan, Desa Kranggan, Kecamatan Gunungputri, kemarin. Praktis, peristiwa tersebut membuat kemacetan dari tiga arah.
Rian menceritakan, saat itu ia baru keluar dari Pintu Tol Kranggan hendak belok menuju Cibinong. Namun tiba-tiba ia tidak kuat menanjak hingga mobil mundur dan terperosok di jalan tersebut.
“Sekitar pukul 11:00 WIB saya baru keluar Tol Kranggan hendak mengirim barang dari Jakarta. Ketika saya belok kiri, di jalan tikungan sedikit menukik dan menanjak. Nah,  kendaraan saya tidak kuat nanjak hingga mundur kembali dan terjerembab ke pinggir jalan yang berlubang hingga kendaraan nyaris terbalik dan memalang jalan ini,”  ujarnya.
Untuk mengevakuasi kendaraan yang bermuatan puluhan ton ini, sambung Rian, sudah dibantu dua kendaraan, satu kontainer dan mobil derek. Namun karena muatan berat, maka proses evakuasi tidak dapat dilakukan. “Malah yang ada kaca depan mobil saya pecah akibat saling derek yang putus, ” paparnya.
Sementara seorang warga, Uci (45), mengatakan, kejadian itu membuat kemacetan dari tiga arah, baik Gunungputri, Cibinong maupun Pintu Tol Kranggan. Beruntung, ada warga yang peduli untuk mengalihkan kendaraan kecil menuju jalan kampung depan Kantor Desa Kranggan hingga kemacetan tak begitu parah. “Truk besar tidak bisa lewat jalan ini. Jalanan ini pun macet dan masih menunggu proses evakuasi selesai,”  jelas Uci.(hb/yok/py)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY