News, Sport and Lifestyle

Obama Kecam Retorika Anti-Islam Politisi AS

METROPOLITAN.ID | Presiden Barack Obama meminta warga Amerika Serikat untuk tidak melakukan aktivitas politik yang memojokkan pihak tertentu karena agama ataupun ras mereka.Pidato kenegaraan (State of Union) terakhir Obama pada Selasa (12/01/2016) mendapat banyak kritikan karena dianggap bertentangan dengan nilai-nilai ke-Amerikaan.Selain itu, pidato tersebut juga diinterpretasikan oleh banyak pihak sebagai serangan terhadap calon kandidat presiden dari Partai Republik, Donald Trump, yang berulang kali menyerang umat Muslim, meski namanya tidak disebut secara langsung.”Di tengah meningkatnya rasa frustrasi akan ada seruan untuk kembali ke masa-masa kesukuan, untuk mengkambinghitamkan sesama warga yang tidak mirip dengan kita, tidak berdoa seperti kita, tidak ikut memilih seperti kita, atau memiliki latar belakang yang sama dengan kita,” ujar Obama, dikutip dari World Bulletin.Kita tidak boleh kembali ke masa itu. Ini tidak akan menciptakan kondisi ekonomi yang kita inginkan, keamanan yang kita inginkan. Hal itu justru bertentangan dengan segala sesuatu yang menjadikan kita dicemburui dunia.”Kampanye Trump selama ini dipenuhi oleh kontroversi, terutama karena retorika anti-Islamnya. Bulan lalu, ia bahkan mendesak agar pemerintah melarang semua Muslim dari seluruh dunia masuk ke AS pasca serangan teror di California yang menewaskan 14 orang.(RN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *