News, Sport and Lifestyle

PAN Senang jika Diajak Gabung Kabinet

METROPOLITAN.ID – WAKIL Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Mulfachri Hara­hap menilai, tidak etis pihaknya meng­ungkapkan sejumlah nama calon menteri yang diusulkan ke presiden. Meski begitu, PAN menyatakan siap dan dengan senang hati jika kadernya diajak berga­bung dalam Kabinet Jokowi-JK.
”Sebagai partai kami siap, semuanya juga siap kalau diajak. Siapa yang tidak ingin diajak menyukseskan program pemerintah yang prorakyat. Kalau untuk kebaikan negeri ini, kami akan dengan senang hati menerima,” kata Mulfahri.
Diberitakan, beredar informasi PAN mengusulkan lima nama calon menteri ke Jokowi-JK pascapartai berlambang matahari itu resmi mendukung pemerintahan Jokowi-JK dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH) pada September 2015 lalu.
Kelimanya yakni Eddy Soeparno, Taufik Kurniawan, Asman Abnur, Didik J Rachbini dan Hanafi Rais. Kini nama calon menteri dari PAN itu mengerucut pada Taufik Kurniawan yang saat ini menjabat wakil ketua DPR.
Adapun Mulfachri Hara­hap yang juga ketua Fraksi PAN akan dijadikan pengganti Taufik untuk kursi pimpinan DPR. Menurut Mulfachri, soal pergantian pengisi jabatan di legislatif belum dibahas secara mendalam di internal PAN.
Sementara terkait usulan nama calon menteri, PAN menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi selaku pemegang hak prerogatif.
Adalah tidak elok jika pihak PAN justru membicarakan hal yang menjadi domain eksekutif. Menurutnya, spekulasi pihak luar perihal perombakan kabinet dan nama calon menteri bisa mengganggu kinerja pemerintahan yang ada.
”Itu sepenuhnya kewe­nangan presiden. Mau reshuffle atau tidak, kami hormati. Kami tidak dalam posisi menekan-nekan, mendorong-dorong atau mengupayakan agar presiden melakukan reshuffle,” ujarnya. (tib/suf/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *