News, Sport and Lifestyle

PBB Khawatirkan Konflik Arab Saudi dan Iran

METROPOLITAN.ID | NEW YORK –  Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengkhawatirkan ketegangan yang terjadi antara Arab Saudi dan Iran. PBB Khawatir ketegangan ini bisa mempengaruhi situasi di Yaman dan Suriah.
Sekjen PBB Ban Ki-Moon sempat melakukan pembicaraan melalui telepon dengan Menlu Arab Saudi dan Menlu Iran.
“Sekjen Ban mendorong agar keduanya menghindari tindakan yang bisa mempertajam situasi antara kedua negara dan di kawasan (Timur Tengah) secara keseluruhan,” sebut Juru Bicara Ban Ki-Moon, Stephane Dujarric, seperti dikutipAFP, Selasa (5/1/2015). “Rusaknya hubungan kedua negara bisa menimbulkan konsekuensi serius di kawasan,” imbuh Dujarric.
Baik Iran dan Arab Saudi memiliki peran krusial untuk mengakhiri perang saudara lima tahun yang terjadi di Suriah. Selain itu, kedua negara juga berperan untuk melakukan pemecahan politik mengenai kondisi yang terjadi di Yaman saat ini.
Hubungan antara Arab Saudi dan Iran dikenal penuh cobaan. Tetapi eksekusi Arab Saudi terhadap ulama Syiah Nimr Al-Nimr,-yang mengkritik keluarga kerajaan-, seperti menjadi titik nadir dari hubungan kedua negara yang bersaing berebut pengaruh di Timur Tengah itu.
Sekjen Ban sendiri mengutarakan kekecewaannya atas eksekusi mati tersebut, kepada Menlu Arab Saudi Adel Al-Jubeir. Namun di lain pihak, Ban menilai serangan warga Iran terhadap perwakilan diplomatik Arab Saudi di Iran, tidak bisa diterima.
Ban yang sempat berbicara dengan Menlu Arab Saudi dan Menlu Iran, mengungkapkan kekecewaannya atas putusnya hubungan diplomatik kedua negara. Pemutusan hubungan diplomatik dengan Iran juga dilakukan oleh sekutu Arab Saudi, seperti Bahrain dan Sudan.(metrotvnews)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *