News, Sport and Lifestyle

Pembebasan Lahan Flyover Gaplek Pemkot Diminta Proaktif Dekati Warga

METROPOLITAN.ID | TANGSEL- Masih terhambatnya soal pembebasan lahan Flyover Gaplek, lantaran masih ada warga yang meangajukan gugatan ke Mahkamah Agung (MA) terkait ketidaksepakatan soal harga lahan yang ditawarkan oleh Pemerintah Kota Tangsel. Melihat hal itu, DPRD Tangsel meminta agar Pemkot Tangsel agar lebih aktif dalam melakukan pendekatan kepada warga. Karena jika menunggu hasil persidangan di MA maka akan memakan waktu yang lama untuk proses pembangunan flyover gaplek tersebut. Diketahui, dari 22 warga yang megajukan gugatan ke MA, sudah ada sekitar 10 warga yang mencabut gugatannya dan menyetujui harga yang diajukan oleh Pemkot Tangsel, yaitu sebesar Rp 7 juta per meternya. Hal itu dikatakan oleh Anggota Komisi IV DPRD Tangsel Tb Rahmatullah, yang menilai perlu langkah cepat dari DPRD Tangsel untuk penyelesaiannya. Sehingga tidak lagi memakan waktu lama untuk pengerjaannya. “Padahal hanya beberapa warga saja, jadi semestinya itu harus dilakukan pendekatan yang baik dengan komunikasi yang baik pula dari Pemkot ke warga. Agar semua bisa diselesaikan dengan cepat. Kalau Pemkot menunggu hasil putusan MA maka prosesnya akan panjang lagi dan program pembangunan ini tidak bisa berjalan,” katanya. Rahmatullah mengatakan, meski pun dalam gugatan itu sudah menjadi hak warga untuk menempuh jalur hukum karena ketidakpuasannya. Tetapi selama semuanya masih bisa diselesaikan dengan cara pendekatan emosional kenapa harus menunggu jalur hukum. “Harusnya lebih dengan cara pendekatan emosional lah, jangan apa-apa harus diselesaikan di jalur hukum. Seakan-akan ada jarak antara masyarakat dengan pemerintah,” ujarnya. (ded/sal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *