SHARE

METROPOLITAN.ID | Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah pada 2016 akan rehabilitasi tiga pasar di Muara Teweh yaitu Pasar Gembira, Pasar Bebas Banjir dan Pertokoan Barito Permai.”Rehabilitasi tiga pasar ini untuk memanfaatkan bangunan yang tidak digunakan secara optimal dan perbaikan untuk kenyamanan pedagang dan pembeli,” kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Barito Utara, Hajranor di Muara Teweh, Minggu (10/1).Menurut Hajranor, untuk Pasar Gembira hingga saat ini belum juga ditempati oleh para pedagang karena atap bangunan sudah hancur sehingga air hujan masuk.”Untuk Pasar Gembira memang kita fokuskan perbaikan atap, agar saat terjadi hujan air tidak dapat memasuki ruangan hingga sampai ke bawah,” katanya.Kemudian, kata dia, bangunan pertokoan Barito Permai sekarang ini terdiri dari dua lantai, pada lantai atas yang saat sekarang masih belum ditempati para pedagang akan direhab dan perbaikan juga dilakukan baik untuk kios atap gedung yang sudah mengalami kebocoran.Untuk pasar Barito Permai di lantai dasar sendiri memang sudah menjadi pusat perbelanjaan warga, di mana di dalamnya puluhan los berjualan pakaian dan hanya beberapa di antaranya berjualan kebutuhan lain, sementara lantai atas belum ditempati.”Intinya kita akan memaksimalkan fasilitas bangunan yang ada bagi para pedagang,” jelasnya.Sedangkan untuk Pasar Bebas Banjir (PBB) juga dilakukan perbaikan, bahkan desain sudah selesai dibuat oleh konsultan dan tinggal pelaksanaan di lapangan.Pasar Bebas Banjir ini nantinya dilakukan perbaikan lebih baik lagi. Hal ini sesuai dengan perkembangan dan meningkatkan daya beli masyarakat.Selanjutnya, kata Hajranor, hal yang sama juga dilakukan rehab pada Pasar Pendopo, dimana pasar ini merupakan pusat terbesar penjualan bahan pokok di Kabupaten Barito Utara dengan jumlah kios ratusan buah.Namun untuk tahun ini hanya pelaksanaan desainnya saja, sedangkan pelaksanaan rehabilitasi dilakukan pada tahun 2017.”Pada tahun ini kita hanya mendesain seluruhnya, mengenai bentuk pasar semi modern. Karenanya didalamnya juga banyak terdapat berbagai pedagang. Sehingga memerlukan perencanaan yang matang,” ujar Hajranor.(BS)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY