SHARE

METROPOLITAN.ID | BANDAR LAMPUNG — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi (Disdikbud) Provinsi Lampung akan mengevaluasi seluruh program daerah terkait pengalihan kewenangan SMA/SMK termasuk program bina lingkungan yang selama ini telah berjalan di Kota Bandar Lampung.Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Lampung Hery Suliyanto mengatakan pihaknya akan mengakomodir bijakan pemerintah yang telah berjalan. Menurut Hery, kebijakan tersebut baru akan diambil setelah berkas dari kabupaten/kota diserahkan ke Provinsi sebagai bahan evaluasi.”Sampai saat ini kami belum menerima berkas penyerahan, nanti program bina lingkungan akan dievaluasi. Semua program kalau memang baik akan kami lanjutkan kalau masih kurang akan dibenahi,” ujar Hery di kantornya, Rabu (13/1/2016).Menurut Hery, setelah diadakan evaluasi pihaknya akan melaporkan kepada Gubernur. “Mungkin saja bina lingkungan akan tetap dilanjutkan akan tetapi pake tes atau lewat kajian per kabupaten/kota, semua akan dikaji ulang,” imbuhnya.Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bandar Lampung, Suhendar Zuber berharap agar Disdikbud Lampung bersedia melanjutkan program Biling khususnya bagi jenjang SMA/SMK. “Kita berharap Pemprov mau mengadopsi progam biling. Tetapi ini kan hanya untuk SMA/SMK saja. Kalau SMP kita pastikan tetap jalan, karena masih kita yang kelola,” ungkap Suhendar.Menurut Suhendar, program Biling dinilai terbukti membantu warga Bandar Lampung untuk mendapatkan program sekolah yang dibiayai pemkot. Selain itu, Biling juga selaras dengan program pendidikan nasional.Akan tetapi jika nantinya pengelolaan SMA/SMK sudah dialihkan, ia memastikan Pemkot tidak mungkin mengakomodasi Biling. Sebab itu, sudah menjadi kewenangan Pemprov.“Intinya kita hanya bisa mengimbau. Kalau untuk pembiayaan, enggak mungkin APBD Kota Bandar Lampung lagi karena nantinya itu bukan kewenangan Pemkot,” terangnya.(LMP)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY