News, Sport and Lifestyle

Penanganan Sampah di Tangsel Mandek

METROPOLITAN.ID | TANGSEL – Penanganan sampah buangan di Kota Tangsel dinilai jalan di tempat alias ma­n­­­­­­­dek. Sebab, beberapa program kegiatan seperti Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) dan tempat pengelolaan sampah yang dikelola swadaya masih perlu penanganan serius. “Penanganan sampah harus dilakukan dengan baik dan terpadu, termasuk bekerja sama dengan daerah lain untuk penanganan TPA sampah. Karena keberadaan TPA Cipeucang semakin lama semakin menggunung,” kata anggota Komisi IV DPRD Kota Tangsel, Drajat Sumarsono. Drajat menuturkan, solusinya adalah jajaran Pemkot Tangsel harus mempercepat proses kerja sama dalam mencari lahan pengganti TPA Cipeucang dan jangan terus diandalkan. Karena perlahan sampah buangan warga dari tujuh kecamatan itu bakal menggunung dan tak tertampung. Lebih lanjut Drajat mengatakan, solusi jangka panjang dalam penanganan sampah buangan dengan mencari lokasi pengganti TPA Cipeucang dan memperbaharui armada pengangkut sampah tentunya menjadi pekerjaan rumah bagi pemkot setempat. “Kalau tidak salah Kabupaten Tangerang secara lisan sudah mau bekerja sama dalam penanganan sampah buangan dari Kota Tangsel, tapi kenapa hingga kini belum ada informasi lanjutan,” imbuhnya yang berharap masalah sampah buangan di Kota Tangsel tak mengganggu investasi lain yang berkaitan dengan pemba­ngunan Kota Tangsel ke depan. Sebelumnya, sejumlah warga Kavling Deplu, Kelurahan Pondokkarya, Pondok Aren, beberapa waktu lalu malah sempat memprotes dan memblokir salah satu jalan masuk menuju Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di sekitar lingkungan mereka. Seorang warga RT 09/01, Pondok Karya, Bambang mengatakan, warga tak mengharapkan adanya TPS liar yang sangat mengganggu kenyamanan. Maka dari itu, TPS tanpa izin itu sebaiknya ditutup saja. Pemerintah pun harusnya bertindak tegas dalam melihat persoalan ini. (ded/sal/wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *