Perluasan Rumah Sakit Medika Dikeluhkan Warga

by -

METROPOLITAN.ID | BOGOR – Bukan hanya masalah saluran air yang dikeluhkan sejumlah warga, akan tetapi adanya perluasan Rumah Sakit Medika Dramaga (RSMD) tentunya menjadi buah bibir dikalangan masyarakat Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat. Sebab, adanya perluasan tersebut akan berimbas negatif ke warga sekitar.
Malik, warga sekitar menjelaskan, masalah dampak lingkungan yang menyebabkan saluran warga saja belum dituntaskan pihak rumah sakit, sekarang ditambah adanya perluasan. Tentunya akan banyak lagi kesemrawutan yang ditimbulkan rumah sakit. “Bu­kan hanya janji, tetapi bu­tuh kepastian untuk solusi sampah dan CSR,” ujarnya.
Malik menambahkan, kondisi rumah warga yang berada di samping maupun belakang rumah sakit yang berada lebih rendah, apabila hujan deras mengakibatkan beberapa rumah warga digenangi limbah dari RS tersebut. ”Ini yang kita keluhkan. Selama ini tak pernah turun langsung meninjau atau memperbaiki drainase yang tidak mampu menahan atau menampung air hujan. Seolah-olah pihak rumah sakit tak ambil peduli dengan keluhan warga setempat,”tuturnya.
Sementara itu, Ketua LPM Margajaya, Eko Pandu mengatakan, masalah perluasan bagunan yang akan dilakukan RS Medika Dramaga, pihak LPM sudah menyampaikan keluhan tersebut kepada manajemen. Dengan adanya perluasan tentunya akan berdampak kepada masyarakat sekitar. Hal ini harus jadi perhatian khusus juga bagi manajemen, sehingga bukan saja drainase yang perlu dituntaskan, sosialisasi perluasan menjadi PR untuk pihak manajemen.  “Walapun perluasan rumah sakit ke wilayah kabupaten, perlu adanya sosialisasi juga kepada masyarakat sekitar. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kemelut di kemudian hari,“ tuturnya.
Ia menjelaskan, untuk perluasan rumah sakit tentunya  melewati akses jalan umum dan melintasi Kali Cibungur. Sehingga hal ini akan berdampak buruk bila tidak cepat dilakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar. Guna meminimalisir terjadinya permasalahan tersebut, surat perjanjian bersama yang sudah dibuat antara warga dengan manajemen tentunya harus kembali direvisi lagi oleh pihak rumah sakit agar tidak menimbulkan gejolak di masyarakat . “Kita menginginkan secepatnya dilakukan revisi kesepakatan bersama sebelum dilakukan perluasan,” tukasnya. (ads/fin/b/ram/wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *