SHARE

METROPOLITAN.ID | Untuk dapat menyelenggarakan ujian nasional (UN) secara online, dibutuhkan persiapan yang matang. Bahkan untuk mempersiapkannya butuh waktu yang cukup, sehingga sekolah maupun siswa tidak kelabakan ketika akan melaksanakan ujian dengan sistem baru tersebut.Kepala SMP 8 Purwokerto, Anggoro Tri Mulyarto, mengatakan persiapan ujian dengan sistim online tidak dapat dilakukan dengan waktu yang singkat dan mepet. Pasalnya bagaimanapun juga sistim ini merupakan sesuatu yang baru, baik bagi guru maupun peserta didik.Menurut dia, banyak kendala yang dihadapi sekolah ketika akan menerapkan ujian online.  Salah satunya yang cukup mendasar adalah mengenai kesiapan sarana dan prasarana, khususnya komputer dan jaringan internet.Banyak sekolah yang belum dapat memenuhi persyaratan ini, lantaran tidak mempunyai jumlah komputer yang mencukupi.  Padahal sesuai ketentuan, bila akan menggelar ujian secara online, sekolah harus menyediakan komputer sebanyak sepertiga dari jumlah siswa yang akan mengikuti ujian.”Sebenarnya bisa saja sekolah melakukan kerja sama dengan pihak lain dalam penyediaan komputer tersebut.  Tapi kalau saat ini waktunya sudah mepet, sehingga ada sejumlah sekolah yang tidak bisa melakukannya,” kata dia.Sementara Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Edy Rahardjo, mengatakan banyak sisi positif yang bisa diperoleh dengan menyelenggarakan ujian online.Dengan menggelar ujian secara online, maka hasil ujiannya akan lebih objektif, sebab tidak dapat dilakukan manipulasi nilai dan terjadinya kecurangan selama pelaksanaan ujian.(SM)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY