News, Sport and Lifestyle

Petasan Parung Dibilang Ilegal, dari China Kok Legal?

METROPOLITAN.ID | PARUNG – Pasca penggerebegan pabrik petasan di Kampung Jati RT 1/6, Desa Parung, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor oleh Bareskrim Polda Metro Jaya yang langsung dipimpin Kombespol Krisna Murti, Selasa (29/12/) dinihari, menuai protes dari pihak keluarga.
Keluarga menilai penggerebegan tersebut tidak didasari hukum yang kuat, pasalnya tuduhan tempat ini adalah pabrik, padahal ini jelas rumah industri yang hanya melayani pesanan saja dan tidak memproduksi secara masal.
“Kan sudah jelas ini hanya home indrustri yang melayani untuk hajatan dan pemesan harus membawa tanggal hajatannya, nah sekarang bapak saya masih ditahan di Polda. Saya mau tanya, hukum di Indonesia sangat aneh, buktinya banyak petasan dari cina yang tidak tersentuh oleh aparat,” ujar Parto (35) salah satu anak dari Samin (66) yang saat ini ditahan di Polda Metrojaya.
Sementara itu, Asiah (56) Istri Samin, sangat berharap suaminya bisa dibebaskan, mengingat usia yang sudah lanjut. “Saya minta kepada polisi supaya suami saya bisa cepat keluar,” tandasnya.
Sebelumnya, Bareskrim Polda Metro Jaya mengamankan gulungan petasan ukuran besar, satu kantong misiu, satu kantong sulfur atau belerang, satu buah alat pemotong petasan, satu buah timbangan dan enam bal kertas koran. (pb/yok/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *