Keterlaluan, PNS Masih Makan Gaji Buta

by -

METROPOLITAN.ID | CIBINONG – Lagi-lagi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tercoreng karena ulah Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sebab, sebanyak 20.265 PNS yang ada di 80 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ternyata masih doyan bolos.
Bila dibandingkan 2014 lalu, pada 2015 PNS yang bolos tanpa keterangan meningkat di angka 0,27 persen. Itulah yang menjadi sorotan berbagai elemen masyarakat Kabupaten Bogor.
Sekretaris Fraksi PDIP Kabupaten Bogor Egi Gunadi meminta ada reward and punishment (penghargaan dan hukuman) bagi para PNS agar bekerja lebih baik. “Harus ada penilaian kriteria yang diberikan pimpinan terhadap bawahannya,” pintanya. Untuk itu, Egi mendesak bupati dan sekda lebih serius mengawasi kinerja anak buahnya. “Kalau pengawasan diberikan secara intens, saya yakin pegawainya tidak berani bolos lagi,” ujarnya.

Ia berharap pegawai pemerintah dapat mengubah pola pikir dalam bekerja. Sebab, masyarakat harus terayomi dengan kinerja yang diberikan aparatur pemerintahan. “Kerangka berpikir dalam bekerjanya harus diubah. PNS itu pelayan masyarakat,” katanya.
Ia juga menyarankan agar PNS didata ulang untuk mengetahui apakah kinerjanya sudah maksimal. Dikhawatirkan, tingginya tingkat ketidakhadiran pegawai disebabkan pegawai yang sama. “Data ulang lagi seluruh pegawai agar ketahuan siapa yang sering bolos,” sarannya.
Terpisah, Sekretaris Inspektorat Kabupaten Bogor Chudriyanto menyarankan seluruh kepala SKPD di Pemkab Bogor memberikan sanksi tegas sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. “Kami masih menunggu laporan pegawai yang sering bolos dari dinas masing-masing,” katanya.(rez/b/dik/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *