SHARE

METROPOLITAN.ID | BOGOR – Selembar kertas (flyer) berisi pesan diberikan sejumlah polisi wanita (polwan) Bogor Kota kepada setiap pengendara yang melintas di Tugu Kujang. Saat dibaca, pesannya cukup menggelitik. Seperti pesan ’Jatuh di aspal, tidak seindah jatuh cinta’.
Ada pula pesan lainnya yang disebar polwan bertopeng lewat flyer. Misalnya ’Nikung gebetan orang aja dimarahin, apalagi nikung orang di jalan raya’ atau ’Ada zebracrosss tapi nyebrang sembarangan. Di situ kadang saya merasa sedih’. Berbagai cara sengaja dilakukan pihak kepolisian demi menyosialisasikan tertib lalu lintas.
Wakapolres Bogor Kompol Satya Widhi Widaryadi mengaku sengaja menggunakan cara unik untuk menarik perhatian pengendara. Menurut dia, dengan kegiatan simpatik dari jajaran Satlantas Polres Bogor, pengendara tak hanya terhibur, tapi juga pesan yang disampaikan bisa terus teringat.
“Kami sengaja menggunakan topeng dan imbauan unik agar kesan ’menakutkan’ pada polisi bisa hilang dan masyarakat, khususnya anak-anak merasa terhibur,” kata Widhi.
Tak hanya membagikan selebaran, polisi juga membagikan seratus terompet berbagai ukuran dibagikan kepada para pengendara, terutama yang membawa anak-anak. Menurut Widhi, ini sebagai bentuk ucapan tahun baru dari kepolisian kepada masyarakat. “Karena ini aksi simpatik, cara-cara yang kami lakukan lebih ke pendekatan namun tetap dengan imbauan,” terang Widhi.
Widi berharap jika di tahun baru masya­rakat dapat lebih merasa nyaman dengan kehadiran polisi di tengah masyarakat. “Selamat tahun baru 2016, semoga ke depannya lebih baik dan tetap tertib lalu lintas,” tutupnya. (fin/c/feb/wan)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY