SHARE

METROPOLITAN.ID | CIBINONG – Satuan Narkoba (Satnarkoba) Kepolisian Resor Bogor meringkus tiga pengedar ganja berinisial S (35), B (32) dan SR (36). Ketiganya biasa beroperasi di wilayah Cibinong, tepatnya di Kampung Bulakrata, Kelurahan Rajeg, Kecamatan Cibinong.
Para pelaku dibekuk pada Rabu (13/1) dinihari sekitar pukul 02:00 WIB. Dari tangan tersangka diamankan barang bukti berupa lima paket ganja seberat 400 gram.
Informasi yang dihimpun, pengungkapan berawal saat petugas mendapat informasi tentang seorang bandar di wilayah Cibinong. Tak tinggal diam, petugas pun melakukan pengembangan. Hasilnya terkuak  di wilayah itu ada seorang bandar ganja.
Selanjutnya, Tim Satnarkoba Polres Bogor yang berjumlah lima orang langsung meluncur ke kontrakan pelaku yang sudah diketahui identitasnya. Pelaku lantas disergap tanpa perlawanan sedikitpun.
“Penangkapan itu hasil pengembangan. Awalnya kami tangkap pelaku berinisial S dengan barang bukti satu paket ganja siap edar,” kata Kepala Satuan Narkoba (Kasat Narkoba) Polres Bogor AKP Yuni Purwanti Kusumadewi kepada Metropolitan, kemarin malam.
Tak puas hanya menangkap satu pelaku, polisi kemudian melakukan pendalaman. Polisi pun memancing dua pelaku lain yang menjadi rekan S. Di kontrakan milik S, polisi meminta S menghubungi bandar lain yang menjadi komplotannya.
Gayung bersambut, tak lama datang satu rekan pelaku berinisial B. Seperti S, B tak berdaya saat dibekuk petugas. Dari tangan B, polisi menyita barang bukti satu paket besar ganja yang dibungkus rapi dengan koran.
Dua orang tertangkap, karena masih mencurigai ada pelaku lain. Polisi kemudian melanjutkan pengembangan. Masih dengan cara yang sama, polisi memancing pelaku untuk datang ke kontrakan milik rekannya yang sudah lebih dulu tertangkap.
Tak lama, datang SR dengan membawa satu paket ganja ukuran sedang yang juga dibungkus koran. Mengetahui hal itu, SR langsung diciduk dan diamankan. “Total ada tiga orang yang kami amankan dengan barang bukti ganja seberat 400 gram,” terang Yuni, sapaan akrabnya.
Menurut Yuni, ketiga pelaku sudah beroperasi enam bulan. Mereka biasanya menjual barang haram tersebut  di kawasan kontrakannya. Akibat ulahnya, pelaku terancam mendekam di jeruji besi delapan hingga 15 tahun penjara.
“Saat ini kasus masih dalam pengembangan lebih lanjut,” tutup wanita penyuka olahraga Judo ini. (fin/b/dik/py)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY