SHARE

METROPOLITAN.ID – Polres Sukabumi menggerebek pabrik oli oplosan di Kampung Cibebergirang, Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Hasil oli oplosan dijual kembali dengan berbagai merek pasaran.
Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Sulistyo Pudjo Hartono saat dikonfirmasi menjelaskan, penggerebekan dilakukan pada Selasa (5/1) sekitar pukul 23:30 WIB. Dari penggerebekan tersebut, satu tersangka berinisial LS (53) berhasil ditangkap. Selain tersangka, kepolisian juga menyita sejumlah barang bukti berupa peralatan untuk membuat oli palsu dan ratusan botol siap edar.
Saat penggerebekan, polisi menemukan ruang bawah tanah atau bungker berisikan sejumlah alat dan penampung oli curah. Hasil pemeriksaan, pelaku membeli oli bekas pakai dari bengkel sekitar Sukabumi lalu ditampung dalam toren.
Selanjutnya, oli bekas tersebut dicampur pewarna untuk menirukan oli asli. ”Selanjutnya oli itu dimasukkan ke dalam kemasan bermerek. Ada pun merek yang ditiru yaitu Pertamina Mesran, Yamalube, AHM Oil MPX dan Federal Oil. Dalam satu kali produksi mereka satu dus dengan isi sebanyak 24 botol oli kemasan,” kata Pudjo.
Akibat perbuatannya, tersangka LS dijerat Pasal 24 ayat (1) Jo Pasal 13 ayat (1) dan atau Pasal 14 ayat (1) UU RI No.5 tahun 1984 tentang Perindustrian dan atau Pasal 90 dan atau Pasal 94 UU RI No.15 tahun 2001 tentang Merek. Selain itu juga dijerat Pasal 8 ayat (1) huruf a-f dan atau ayat (2) dan atau Pasal 9 ayat (1) huruf b-d UU RI No 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yang ancaman hukumannya masing-masing pasal maksimal lima tahun penjara. (bs/sal/wan)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY