SHARE

METROPOLITAN.ID | BeritaPolresta Depok, dalam menindaklanjuti akan adanya laporan dari masyarakat terkait kasus pemerasan yang dilakukan oleh sejumlah pemuda di sejumlah ruas jalan di kota Depok saat ini, langsung menggelar kegiatan penangkapan para pelaku yang diduga kerap melakukan aksinya di sepanjang jalan Arif Rahman Hakim, Depok, Jawa Barat. Dari hasil kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan lima pemuda tanggung yang berpura pura sebagai pengamen jalanan dalam melancarkan aksi pemerasannya terhadap penumpang kendaraan maupun pengendara kendaraan. Saat ditangkap, mereka mengelak bahwa dirinya dituduh sebagai pelaku pemerasan, namun petugas tetap membawa kelima pemuda tersebut ke kantor guna diperiksa lebih lanjut. Diketahui bahwa kelima pemuda tanggung yang digiring oleh petugas ke kantor diantaranya adalah Ipay warga Sukamajaya, Dobray warga Sukmajaya, Agus warga Tapos, Indra warga Cirebon dan Aden warga Limo. Kelima pemuda tanggung tersebut langsung diamankan petugas pada saat mereka tengah bergerombol di tempat mereka biasa melakukan aktivitas sehari hari. “Kami mendapati adanya laporan dari masyarakat yang mengadukan adanya tindakan pemerasan di jalan yang banyak merugikan pengguna jalan lain maupun penumpang angkutan umum. Guna mengantisipasi akan timbulnya kejadian yang lebih mengkhawatirkan lagi pihak kami langsung meluncur kelokasi guna menangkap para pelaku pemerasan di wilayah tersebut,” ujar Kompol Teguh Nugroho di Depok, Selasa (05/01/2016). Dari penjelasannya bahwa diadakannya penangkapan kepada lima pemuda di sepanjang jalan tersebut diawali oleh adanya laporan dari masyarakat yang mengaku resah akibat adanya ulah tak menyenangkan dari kelima pemuda tersebut yang diduga kerap melakukan pemerasan dengan modus mengamen. Mereka dalam melancarkan aksinya pun juga kerap mengeluarkan ucapan kasar kepada sejumlah korban agar dapat terpenuhi keinginannya. “Mereka kami langsung amankan tanpa adanya perlawanan yang berarti pada saat mereka tengah melakukan aksi ngamen di dekat persimpangan lampu merah Jalan Arif Rahman Hakim. Mereka kini masih dalam penyelidikan kami di kantor, belum diketahui siapa penggerak mereka. Sampai dengan saat ini masih kita dalami kasusnya,” tandasnya.(hd)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY