News, Sport and Lifestyle

Polsek Cariu Persempit Gerakan Radikalisme

METROPOLITAN.ID | CARIU – Kepolisian terus mempersempit ruang gerak aliran radikal di Bumi Tegar Beriman. Terlebih, belakangan kembali ramai isu soal salah satu organisasi yang terindikasi sebagai gerakan berbahaya. Untuk itu, jajaran Polsek Cariu mengimbau masyarakatnya selalu waspada kemungkinan adanya gerakan radikal di wilayah.
Kapolsek Cariu Kompol Bektiyana mengatakan, semua unsur harus bekerja sama untuk mengantisipasi gerakan radikal masuk ke wilayah hukum Cariu. Masyarakat beserta aparat desa dan instansi terkait diminta menggalakkan kembali program pendataan warga dan wajib lapor 1 X 24 jam.
“Saya mengimbau unsur muspika dan instansi terkait bekerja sama untuk mengantisipasi masuknya gerakan berbahaya masuk ke wilayah hukum Polsek Cariu,” kata Bekti saat Apel Bersama Kewilayahan yang dilanjutkan dengan Ngariung Bareng Polisi di halaman Kantor Desa Sukajadi, Kecamatan Cariu.
Di samping itu, ia melanjutkan, masyarakat harus berkoordinasi dengan pihak kepolisian jika menemui adanya indikasi gerakan-gerakan radikal di wilayah masing-masing. “Apabila ada warga yang menemukan agar segera melaporkan kepada pihak berwajib untuk ditindaklanjuti,” pesannya.
Sementara itu, Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspitalena mengatakan, Apel Bersama Kewilayahan dan Ngariung Bareng Polisi merupakan program unggulan Polres Bogor. Tujuannya untuk menjalin hubungan yang bersinergi antara aparat desa, masyarakat dan kepolisian. Sehingga tercipta kondisi aman, tertib dan kondusif di setiap wilayah. “Intinya, program tersebut dibuat untuk mendekatkan masyarakat dengan kepolisian agar terus bersinergis,” pungkasnya. (fin/b/sal/wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *