METROPOLITAN.ID | TANGSEL – Dugaan pemerasan terhadap PT Citra Kartini Mandiri yang berlokasi di Jalan Kucica Perumahan Bintaro Sektor 9, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, masih didalami Polsek Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Setelah menangkap pelaku pemerasan, Unit Reskrim Polsek Pondok Aren Kota Tangsel kembali menetapkan satu tersangka yang ikut terlibat kasus tersebut. ”Kita masih lakukan pengejaran terhadap satu kawanan komplotan ini. Inisialnya R. R ini diduga otak dari komplotan tersebut,” kata Kanitres­krim Polsek Pondok Aren, Iptu Agung S Aji.
Pengejaran dilakukan hingga keluar kota. R diduga menjadi otak pemerasan terhadap perusahaan yang bergerak di bidang penyalur jasa asisten rumah tangga. Menurut Ardi, sebelumnya R bersama kedua rekannya yang kini telah mendekam di sel tahanan Polsek Pondok Aren datang bertiga ke perusahaan tempatnya bekerja pada 23 Desember 2015 lalu.
Dari informasi yang dihimpun, pada 24 Desember 2015 lalu, pihak perusahaan telah menyerahkan uang Rp5 juta kepada para tersangka. Selanjutnya, pelaku selalu menghubungi perusahaan untuk minta uang lebih besar lagi. Kawatir jika PT Citra Kartini Mandiri dijadikan ATM, ia bersama karyawan lain berinisiatif melaporkan pelaku karena dinilai telah melakukan pemerasan. ”Pelaku pada saat akan ditangkap, sebelumnya selalu telepon-teleponan dengan R yang saat itu menunggu di Mc D Bintaro,” ungkapnya.
Namun lantaran kedua rekannya sudah ditang kap jajaran Polsek Pondok Aren pada 12 Januari 2016 lalu, Ardi menduga R kabur terlebih dahulu. ”Kami berharap pelaku bisa dihukum sesuai perbuatannya, sebab pelaku ini sudah meresahkan,” tandasnya. (dra/ded/feb/wan)

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here