News, Sport and Lifestyle

Pordasi DKI: Pacuan Kuda untuk PON 2016 Tidak Layak

METROPOLITAN.ID | Jakarta – Venue pacuan kuda Legok Jawa, Pangandaran yang akan digunakan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 dinilai tidak layak karena tidak memenuhi persyaratan standar. Sebagai tuan rumah, Provinsi Jawa Barat terus disorot masalah kesiapannya oleh daerah-daerah yang akan menjadi peserta.

Ketua Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) DKI Jakarta, Alex Asmasoebrata mengatakan sarana dan prasarana pacuan kuda yang bernilai lebih dari Rp 8 miliar rupiah itu dinilai tidak siap dan amburadul. Ini menandakan tidak layak untuk menggelar event sekelas PON.

Menurutnya, fakta itu terungkap ketika berlangsung ajang kualifikasi PON 2016 yang digelar di arena pacuan kuda yang letaknya dipinggir pantai itu. Pembangunan pacuan kuda itu dinilai asal-asalan, seperti misalnya, jarak lintasan yang minimal 1200 meter, setelah pihaknya mengukur ulang ternyata hanya 1.157 meter.

Selain itu starting gate yang tidak layak, pagar dalam yang kurang tinggi, tempat pemasangan sadel yang jaraknya sekitar 500 meter, kandang yang sempit dan panas, tidak ada tempat penimbangan bagi joki, dan tidak ada tempat pengukuran kuda.

“Seharusnya mereka mengadopsi pacuan kuda Pulomas Jakarta. Yang memiliki sarana dan prasarana sesuai dengan standar international. Padahal tinggal mencontek saja,” ungkapnya di Jakarta, Senin (18/1).

Selain itu, sejumlah kekurangan lainnya, telah dicatat oleh Kontingen DKI Jaya dan Jawa Timur diantaranya, pacuan kuda ini tidak memiliki fasilitas lain seperti tribun penonton, ruang klinik untuk tes doping kuda dan atlet, dan sarana penghubung menuju pacuan kuda sekitar 5 kilometer belum diperbaiki.

Untuk menyikapi hal itu, Pordasi DKI Jaya akan menyurati Kantor Kempora, KONI Pusat, PP. Pordasi,Gubernur Jawa Barat, PB.PON, dan Pordasi Jawa Barat soal tidak layaknya arena pacuan kuda itu.

“Saya melakukan protes tidak ada tendensi apapun. Ini soal kelayakan venues untuk PON nanti, jangan-jangan yang lainnya pun seperti venues pacuan kuda. Sementara, waktu penyelenggaraan sudah dekat,” tutup Alex.(beritasatu.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *