News, Sport and Lifestyle

PPP Tangsel Tunggu SK MenkumHAM

METROPOLITAN.ID –  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Tangerang Selatan masih menunggu Surat Keputusan (SK) Kepengurusan DPP PPP dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KemenkumHAM). Dengan SK tersebut, DPC sebagai perpanjangan partai di tingkat daerah akan memiliki legalitas pascakonflik internal antara kubu Djan Faridz versus Romahurmuziy.
Ketua DPC PPP Tangsel, Subandi Susilo mengatakan, saat ini pihaknya terus membangun komunikasi dengan seluruh kader PPP di Tangsel yang masih terbelah agar PPP kembali bersatu lagi dan tidak ada kubu-kubuan. “Pasca Pilkada Tangsel ini adalah momen terbaik untuk membangun komunikasi secara intens kepada seluruh kader untuk bersatu kembali bersama-sama membangun PPP di Tangsel,” ujarnya.
Selain membangun komunikasi yang lebih baik lagi, DPC PPP juga akan melakukan kaderisasi terhadap anak-anak muda agar bergabung dengan PPP. “Ke depan kami melihat anak-anak muda di Tangsel harus aktif dalam politik dan khususnya bergabung dengan PPP Tangsel. Kami akan mencetak kader-kader muda yang jauh berkualitas,” ujarnya.
Sedangkan mengenai SK resmi dari KemenkumHAM, Bandi optimistis dalam minggu-minggu ini SK yang resmi akan keluar dan itu yang akan diakui pemerintah. “SK PPP yang diketuai Djan Faridz dalam minggu ini akan keluarnya dan semuanya sudah fiks, tinggal menunggu saja,” ujarnya.
Sekretaris DPC PPP Tangsel, Ahmad Matin mengatakan, Sekjen DPP PPP Dimyati Nata­kusuma akan menghadap ke MenkumHAM untuk mengurus SK yang akan segera terbit. “Bahkan semuanya akan diurus kembali semua persyaratan untuk perlengkapan SK ini agar keluar. Namun yang terpenting ialah pengurus Djan Faridz sudah diakui secara resmi,” ucapnya.(tp/sal/wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *