SHARE

METROPOLITAN.ID – Pasca-diturunkannya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada 5 Januari lalu, BBM jenis premium di Sukabumi langka dan sulit ditemukan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
“Memang benar sudah hampir sepekan premium di Sukabumi langka yang disebabkan adanya permasalahan dalam distribusi Depo Pertamina Plumpang, Jakarta,” kata Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Yudha Sukmagara, kemarin.
Mengatasi kelangkaan tersebut, sambung dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Depo Pertamina Padalarang, Bandung. Nam­un karena ada peningkatan permin­taan, sehingga SPBU di Sukabumi harus menunggu kiriman. Belum diketahui sampai kapan kelangkaan premium ini akan terjadi. Akan tetapi, pihaknya terus berupaya dan berkoordinasi dengan PT Pertamina agar pasokan BBM, khususnya premium, kembali lancar.
“Hampir di seluruh SPBU premium sulit ditemukan. Tak hanya di Sukabumi, di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi pun premium sulit ditemukan. Walaupun ada, itu sisa persediaan dan jumlahnya tidak banyak,” tambahnya.
Untuk pasokan BBM lainnya seperti pertalite, solar dan pertamax, sambung dia, tetap lancar. Bahkan, permintaan pertamax dan pertalite meningkat hingga 100 persen akibat pemilik kendaraan terpaksa menggunakan kedua jenis BBM tersebut.
Sementara itu, warga Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Riga, mengaku kesulitan mencari premium. ”Kalaupun ada sudah habis karena diborong pengecer BBM. Sebagai alternatifnya, saya terpaksa menggunakan BBM jenis pertalite atau pertamax,” pungkasnya.(rci/sal/py)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY