News, Sport and Lifestyle

Presiden Joko Widodo‎ Perlu Rombak Kabinet

METROPOLITAN.ID | Jakarta – Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) merilis hasil survei terkait apakah Presiden Joko Widodo perlu untuk melakukan perombakan kabinet.Hasilnya tercatat 50,3 persen responden menyatakan Presiden perlu merombak kabinetnya, 32,9 persen menyatakan tidak perlu dan sisanya tidak menjawab/tidak tahu.Juru bicara Lembaga Survei KedaiKOPI, Hendri Satrio, menjelaskan, ada penurunan persepsi masyarakat jika dibandingkan dengan survei sebelumnya. Terakhir pada bulan Oktober 2015 lalu, masyarakat yang meniai perlu untuk reshuffle sebesar 55,8 persen, tidak perlu 37,5 persen dan sisanya tidak menjawab tidak tahu.Hasilnya, yang tinggi dipertimbangkan (reshuffle) yakni Darmin Nasution, Rini Soemarno, Luhut Binsar Pandjaitan, Ignasius Jonan dan Imam Nachrowi.”Keenam menteri tersebut masuk dalam kategori tinggi untuk dipertimbangkan dirombak,” ‎kata Hendri, Senin (11/1) di Jakarta.Selain kategori tersebut, ada kategori lain yakni kategori ‘Perlu Dipertimbangkan Presiden untuk Direshuffle. Kategori ini dibagi dalam dua poin yang ditanyakan ke responden, yakni ‘Menengah Dipertimbangkan’ dan ‘Rendah Dipertimbangkan’.Sedangkan untuk kategori menengah untuk dipertimbangkan, masing-masing Siti Nurbaya, Yasonna Laoly, Sudirman Said, Hanif Dhakiri, Basuki Hadimuljono, Pratikno, Nila Moeloek, Anies Baswedan, Retno Marsudi, Rizal Ramli, ‎Ryamizard Ryacudu, Amran Sulaiman, Marwan Jafar, Muhammad Nasir, AGN Puspayoga.Untuk kategori rendah yang harus dipertimbangkan di antaranya Thomas Lembong, Susi Pudjiastuti, Lukman Hakim, Rudiantara, Sofyan Djalil, Yuddy Chrisnandi, Bambang Brodjonegoro, Saleh Husin, Arief Yahya, Yohanna Yembise, Khofifah Indarparawangsa, Tjahjo Kumolo, Pramono Anung.(BS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *