News, Sport and Lifestyle

Pria Tewas Akibat Overdosis Obat Kuat di Lokalisasi

METROPOLITAN.ID | Jakarta – Seorang pria yang sedang menggunakan jasa prostitusi‎, Kamis (21/1) malam diketemukan tewas di salah satu gubuk liar yang ada di pinggir rel kereta listrik di sekitaran Taman Bersih Manusiawi Wibawa (BMW), Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.‎Kuat dugaan pria asal Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diketahui bernama Yoseph Pana Talika (59) itu menghembuskan nafas terakhirnya karena terlalu banyak menenggak obat kuat (overdosis – OD) seusai berhubungan intim dengan salah satu pekerja seks komersial (PSK).Wida (22) salah satu warga yang tinggal di dekat sekitaran lokasi tempat korban ditemukan tewas mengatakan sempat melihat korban datang pada Pukul 10.00 WIB.”Di sini sih sudah biasa mas dateng orang yang mau begituan (berhubungan intim), apalagi saya baru sekali ini melihat muka orang itu (korban),” ujar Wida, Jumat (22/1)Menurutnya, pria tersebut awalnya mendatangi rumah mamigeng (mucikari perempuan) yang biasa mempekerjakan para PSK di lokasi tersebut untuk meminta perempuan sesuai kriteria yang dia inginkan untuk melayani hasrat seksualnya.Barulah sekitar pukul 10.15 WIB Wida menemukan korban dalam kondisi terlentang dengan mata terbuka dan mengenakan pakaian putih polos serta celana pendek berwarna hitam.”Tadinya saya mau ke rumah mbak Jasmine yang punya rumah buat minjem uang, eh pas saya ketuk-ketuk tidak ada yang nyahut, tahu-tahunya sudah ada mayat laki-laki itu di sudut ruangan pas buka pintu,” lanjut Wida.Barulah ia menemukan Jasmine justru di rumah tetangga yang tidak jauh ada di lokasi kejadian dan memberitahunya mengenai keberadaan mayat laki-laki yang ada di lapak bangunan semi permanennya.”Saya sempat panik dan terlalu kenceng juga pas ngasih tahu itu, makanya ‎informasi itu langsung menyebar membuat heboh warga sekitar, setelah itu mereka pada ramai-ramai ngeliatke arah rumahnya mbak Jasmine,” tambahnya.Namun demikian meski heboh dengan penemuan mayat tersebut, tak ada satupun dari warga yang tinggal di lokasi illegal itu memberitahukan kepada polisi dan hanya menganggap kejadian itu seperti angin lalu.”Sudah biasa sih mas kejadian seperti itu di sini, soalnya kan di sini memang lokalisasi murah meriah, lagian kalau kita ngelaporin yang ada nanti kita jadi repot karena harus berurusan dengan polisi,” ungkap Wida.Alhasil anggota kepolisian dari Polsek Tanjung Priok‎ baru mengetahui adanya penemuan mayat tersebut pada pukul 21.00 WIB setelah salah seorang warga akhirnya memberitahu ke anggota polisi.Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok, AKP Tihar Marpaung, membenarkan adanya sesosok mayat pria yang ditemukan di kawasan permukiman liar sepanjang pinggir rel depan Taman BMW.”Kita juga baru dapat kabar jedanya cukup lama, itupun karena warga gak mau tempat mereka ada bau busuk dari mayat itu, ‎makanya mereka memberi kabar ke kami,” kata Tihar.Menurutnya, dari tubuh korban tidak ada bekas luka akibat senjata tajam ataupun memar dan bengkak karena pukulan dari benda tumpul dari mayat Yoseph yang berdomisili di Kampung Muara Bahari tidak jauh dari lokasi prostitusi terselubung itu.”Jadi tidak benar informasi yang berkembang korban ditusuk oleh wanita teman kencannya, kita sama sekali tidak menemukan indikasi 338 pada jenazah korban,” lanjutnya.Saat ini, menurutnya pihak kepolisian masih berupaya mengorek keterangan dari warga sekitar yang cenderung permisif dan tertutup serta mencari teman kencan korban yang melayani korban sesaat sebelum korban diketemukan tewas oleh warga sekitar.(beritasatu.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *