SHARE

METROPOLITAN.ID | BOGOR – Program dan sistem Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SDN Pakuan, Kecamatan Bogor Selatan, tidak akan berubah walaupun sudah memiliki kepala sekolah (kepsek) yang definitif. Sebab, nantinya akan mengganggu Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang telah ditetapkan sekolah. ”Insya Allah, saya akan meneruskan program yang telah dilaksanakan dan diprogram Pelaksana Tugas (Plt) SDN Pakuan. Sebab bila diubah, akan berdampak terhadap proses KBM di sekolah ini,” ujar Kepala SDN Pakuan Hj Nung Widayanti kepada Metropolitan, usai serah terima jabatan dari pejabat lama Hj Sri Rejeki, kemarin.
Menurutnya, Silabus dan RPP disusun berdasarkan pengkajian yang dilakukan guru-guru di sekolah ini. Jadi melalui RPP tersebut, ia dapat mengontrol pelaksanaan pembelajaran yang dilaksanakan guru tersebut. Di mana Silabus dan RPP tak lain sebagai panduan guru, terutama dalam melaksanakan proses belajar mengajar.
Sementara itu, Sri Rejeki mengaku selama menjabat Plt banyak siswa berprestasi di sekolah ini, baik di bidang akademik maupun non akademik. Namun, ia menyadari belum bisa berbuat apa-apa terhadap perkembangan sekolah karena masih ada program yang belum dijalankan.
Walaupun demikian, pihak sekolah telah mengantarkan guru berprestasi hingga ke tingkat Kota Bogor. ”Saya berpesan agar para guru menjaga kekompakan antarguru dan orang tua. Sebab, saya hanya bisa sampai di situ. Namun, mudah-mudahan dapat dilanjutkan oleh kepsek yang baru,” pungkasnya. (do/tur/ar/ram/run)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY