SHARE

METROPOLITAN.ID | JABAR – Puncak musim hujan di Jawa Barat (Jabar) berlangsung pada Maret 2016. Saat ini musim hujan yang ada baru permulaan. “Di Bandung puncak musim hujan diperkirakan Maret mendatang. Tapi di Jawa Barat secara umum, tidak akan terlalu jauh dari Maret puncak musim hujannya. Paling bergeser ke Februari atau awal Maret,” ujar prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung, Yuni Yulianti, Jumat (8/1/2016). Biasanya, hujan di kawasan Jawa Barat intensitasnya tinggi pada Desember hingga Februari. Tapi untuk musim hujan kali ini berbeda, sebab musim kemarau pada 2015 berlangsung lebih lama. “Di Bandung misalnya, biasanya musim hujan dimulai pada Oktober. Tapi untuk yang sekarang baru mulai pertenahan November. Pada Desember dan Januari 2016, intensitas hujannya juga belum setiap hari, masih ada hari-hari yang tidak hujan,” tutur Yuni. Karena panjangnya musim kemarau, otomatis puncak musim hujan diprediksi bergeser menjadi mayoritas pada Maret. Apalagi saat ini el nino masih berlangsung. Sementara untuk tiga bulan ke depan, BMKG sudah memetakan prediksi cuaca. Selama Januari, curah hujan di berbagai daerah di Jawa Barat bervariasi, dari ringan hingga tinggi. Kawasan dengan intensitas tinggi di antaranya Bogor dan Purwakarta yang mencapai 300 hingga 500 milimeter per bulan. Untuk Februari, hujan dengan intensitas tinggi diperkirakan terjadi di kawasan Cianjur, Bogor, Garut, Tasikmalaya, dan Sukabumi yang mencapai 301-400 milimeter per bulan. Sedangkan pada Maret, intensitas hujan tinggi diprediksi terjadi di beberapa kawasan seperti Bogor, Sukabumi, dan Cianjur yang mencapai 500 milimeter per bulan.(okz)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY